Gubernur: BPPT Jangan Lupa Rangkul Praktisi

07 Desember 2016 - 00:40:02 | 1674 | IPTEK

DL/07122016/Bandarlampung

---- Teknologi yang dikembangkan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) harus bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat. Gubernur berharap Pusat Informasi Bisnis Teknologi dan Technopark (PIBTT) bisa merangkul para praktisi yang telah sukses dalam penelitiannya, sehingga bisa membantu dalam penerapan dan sosialisasinya.

Ini ditegaskan Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo saat meresmikan Gedung Pusat Informasi Bisnis Teknologi dan Technopark (PIBTT) di Jl ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, Selasa 6 Desember 2016.

PIBTT menyediakan informasi tentang berbagai teknologi yang siap diterapkan oleh masyarakat ataupun perusahaan terutama tentang pengembangan olahan pati-patian khususnya singkong. Beberapa diantaranya seperti Beras Sigerku, Tepung Sugih, Tepung Fantasi, dan hasil pengembangan dan inkubasi lainnya. Informasi Singkong sebagai bahan baku makanan dan bahan baku obat-obatan akan menjadi projek unggulang BPPT Lampung yang juga dipamerkan di PIBTT.

“Yang terpenting, ini bermanfaat untuk masyarakat. Dan hasil kerja bapak-ibu para peneliti bisa diakui. Satu hal kuncinya, dimulai dengan memberi contoh untuk membumikan hasil teknologi terapan, baru diikuti dengan pengembangan bisnis. Harapan saya agar jerih payah bapak-ibu para scintiest ini betul-betul bisa menjadi manfaat untuk masyarakat Lampung. Jangan lupa rangkul pula para praktisi dan perguruan tinggi.” Ungkap Gubernur.

Gubernur Ridho menaruh apresiasi yang sangat tinggi pada BPPT yang secara serius mengembangkan kegunaan singkong di tengah terpaan turunnya harga singkong. Dengan beberapa temuan yang telah dilakukan, olahan utama singkong kini bukan saja menjadi tepung tapioka namun juga bahan baku obat dengan harga yang tentunya lebih tinggi yang bisa menolong petani.

Kemajuan bangsa untuk jangka panjang adalah dengan penelitian dan pengembangan teknologi yang akan menentukan masa depan bangsa ataupun daerah. Untuk itu Ia sangat mendukung. “Siapa yang menguasai teknologi dia yang akan unggul.” tegasnya.

Diharapkan pula dengan berdirinya PIBTT dapat menjaring investor sehingga selain sarana pengembangan, secara bisnis pun hasil temuan para peneliti dapat dihargai dan diaplikasikan secara luas.

PIBTT juga sebagai sarana mensosialisasikan Technopark yang akan dibangun di Lampung Tengah bekerjasama dengan Pemerintah Pusat.

Dari 100 technopark yang sudah dan akan dibangun di seluruh Indonesia, salah satunya akan di bangun di Lampung Tengah dengan basic agro, seperti singkong. PIBTT dibuka untuk umum secara gratis, agar masyarakat dapat melihat langsung hasil temuan. (RA)