Ramli: Terima Kasih Dinkes Way Kanan

24 November 2016 - 08:19:18 | 4725 | KESEHATAN

DL/24112016/Way Kanan

----- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Way Kanan melakukan gerak cepat untuk menjemput pasien yang tidak mampu namun menderita penyakit akut. Seperti yang dialami Ramli (47) warga Kampung Bukit Gemuruh, Way Kanan penderita Tuberculose (TBC) akut.

Ramli langsung dijemput di rumahnya oleh personil dari Dinkes yang dipimpin dr Eko Indra Noviansyah untuk diberikan tindakan medis yang lebih intensif.

Ramli dijemput dari rumah dengan pickup putih, didampingi keluarganya untuk mendapat tindakan medis ke Puskesmas terdekat.

Gerak cepat ini menurut Kepala Puskesmas Way Tuba, memang program jemput langsung terjun ke lapangan dan tidak sungkan melakukan hal-hal yang berhubungan langsung dengan kesehatan dan kebersihaan lingkungan warga setempat

“Puskesmas Way Tuba memang salah satu unsur UPT yang langsung selalu terjun ke lapangan jemput bola dan gerak cepat,” katanya.

Ramli adalah salah satu potret warga miskin di Kabupaten Way Kanan ini. Diketahui oleh seorang calon Kakamp setempat, Dedi Efendi, yang kemudian menyarankan untuk segera membawa Ramli mendapatkan pertolongan dan tindakan medis serta rawat inap di Puskemas setempat.

Sujatmoko, kepala Puskesmas setempat kepada media ini menegaskan bahwa bagi warga miskin khususnya di wilayah kecamatan Way Tuba, Way Kanan yang benar-benar tidak mampu untuk membiayai pengobatan penyakitnya, akan dilayani dengan baik dan gratis.

“Kami akan melakukan pelayanan kesehatan gratis kepada warga miskin di wilayah ini. Karena ini  sudah menjadi tugas kami. Masyarakat tinggal datang membawa surat keterangan tidak mampu dari Kepala Kampung, fotocopy KTP, Kartu Keluarga akan kami layani. “ katanya.

Untuk mengawal program kemanusiaan ini, Puskesmas Way Tuba melayani masyarakat sepanjang 24 jam.

 “Kami siap melayani bahkan menjemput bola, 24 jam,” tambah Sujatmoko.

Keluarga Ramli sangat bersyukur ada program ini, “Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Way Kanan yang sudah peduli dengan keluarga kami,” ujar salah seorang kerabat Ramli.  (HR)