Manfaatkan Call Center dan Web BPJS

18 November 2016 - 15:48:26 | 3592 | KESEHATAN

DL/18112016/Bandarlampung

---- Gubernur Lampung melalui Sekda Provinsi Lampung, Sutono menghimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan Call Center dan Web BPJS Kesehatan dan hotline service di seluruh kantor cabang BPJS Kesehatan, termasuk unit penanganan pengaduan peserta di seluruh Kantor cabang BPJS Kesehatan.

Sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi dan menyampaikan keluhan tentang BPJS Kesehatan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Sutono dalam acara Gathering Pemerintah Daerah Regional XIII di Hotel Novotel Bandar Lampung, Kamis 17 November 2016.

Sutono, mengapresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya kegiatan tersebut dan diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah provinsi dalam rangka menetapkan anggaran dan realisasi pembayaran iuran serta kebijakan implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN- KIS). 

Pelaksanaan Sistem Jaminan Kesehatan Daerah, lanjut Sekdaprov, untuk mendukung kebijakan Indonesia Sehat. Sejalan dengan Surat Edaran Mendagri tersebut, diharapkan  kepada Bupati/ Walikota se-Provinsi Lampung agar segera menyusun kebijakan sesuai dengan surat edaran tersebut.

Pembangunan di sektor kesehatan serta lingkungan, baik di daerah, nasional maupun global memerlukan perencanaan yang tepat dan akurat serta pemikiran yang strategis.

Termasuk juga mampu mengakomodir berbagai penyesuaian dalam mencapai tujuan pembangunan kesehatan yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan.

Sesuai Surat Edaran Mendagri No 440/3890/SJ tertanggal 19 Oktober 2016 Pemerintah Daerah dihimbau untuk segera mengintegrasikan Jamkesda ke dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) bidang kesehatan.

Adapun peserta BPJS di Provinsi Lampung sampai bulan Oktober 2016 jumlah peserta JKN-KIS sebanyak 5.087.698 atau sekitar 53,21 persen dari jumlah penduduk Provinsi Lampung (9.561.028).

Sementara itu Benjamin Saut PS, SKM, MM, AAK Kepala Divisi Regional XII menyampaikan, kepesertaan Jaminan Kesehatan secara nasional pada tahun 2016 mencapai 170.600.889 (69 persen) dari penduduk Indonesia.

Kemudian target penerimaan iuran di tahun 2016 sebesar Rp.2.432.320.596.237 dan realisasi penerimaan mencapai Rp.1.855.172.121.779 atau 75,93 persen. (Ref)