AHM Kembali Resmikan SMK TUK Honda

16 Oktober 2016 - 19:45:01 | 1108 | PENDIDIKAN

DL/16102016/Sleman

---- Sebagai bentuk penguatan Program Pendidikan Satu Hati yang diimplementasikan melalui Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama main diler Astra Motor Yogyakarta kembali meresmikan 2 SMK Tempat Uji Kompetensi (TUK) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah.

Peresmian ini dihadiri Wakil Bupati Sleman, Hj. Sri Muslimatun, Kepala Bidang Dikmenti DIY Triana Purnamawati, Kasi Penyelarasan Kejuruan Kemdikbud Saryadi Guyatno, Ketua Program Pendidikan Satu Hati AHM Ahmad Muhibbuddin, dan Region Head Astra Motor Yogyakarta Darmawan Tjondrodihardjo. Acara ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Seyegan Sleman yang juga merupakan salah satu SMK yang diresmikan sebagai SMK TUK Honda, Sabtu 15 Oktober 2016.

SMK lain yang kali ini diresmikan sebagai SMK TUK Honda adalah SMK Maarif 1 Nahdatul Ulama (NU) Bobotsari, Purbalingga.

Kedua SMK TUK tersebut sudah mengimplementasikan Kurikulum TSM Honda sejak tahun 2014. Ahmad Muhibbuddin mengatakan pengangkatan SMK TUK ini merupakan salah satu bentuk peningkatan kualitas terhadap program SMK TSM Honda, sehingga para lulusannya bisa memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

“Saat ini total SMK TUK yang kami miliki sudah mencapai 35 TUK dan kami akan terus mendorong SMK binan Honda lain agar bisa segera menyusul 35 SMK TUK pendahulunya,” tambah Muhib yang juga merupakan Deputy Head of Corporate Communication AHM.

Untuk menjadi SMK TUK, setiap SMK binaan harus mengikuti standarisasi yang sudah ditentukan oleh AHM, mulai dari ruang praktek, kelengkapan sarana laboraturium, unit sepeda motor yang bervariasi serta tools dan equipment yang lengkap sesuai dengan yang disyaratkan oleh AHM.

Selain itu, keberadaan tenaga pengajar atau guru juga harus dipenuhi oleh para SMK calon TUK. SMK Binaan Baru dan E-Learning TSM Honda.

Dalam kesempatan yang sama, AHM bersama Astra Motor Yogyakarta juga melakukan penandatanganan MoU implementasi KTSM Honda dengan 3 SMK wilayah DIY yaitu SMK Negeri 1 Gedangsari Gunungkidul, SMK Muhammadiyah 1 Temon Kulonprogo, dan SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro Bantul.

Untuk memudahkan implementasi KTSM Honda di sekolah, 3 SMK baru binaan Honda ini akan mendapatkan 1 unit sepeda motor, special tools, dan materi ajar.

Bantuan semacam ini juga sudah diberikan kepada seluruh SMK binaan Honda yang saat ini jumlahnya sudah mencapai 536 SMK.

Untuk mengembangkan Program Pendidian Satu Hati ini melalui proses monitoring dan evaluasi yang efektif, pada tahun ini AHM juga membangusb sistem database dan E-Learning khusus untuk mendukung implementai KTSM Honda di sekolah binaan.

Sistem data base baru ini akan menjadi sarana informasi dan update teknologi baru Honda yang bisa dimanfaatkan oleh para Guru sebagai materi ajar kepada para siswa di masing-masing sekolahnya. Dengan E-Learning ini para guru dengan sangat mudah memperoleh materimateri dan update teknologi Honda terbaru dengan cara mengunduhnya. (Adv_01)