Model Piramida, Belajar Bahasa Arab Jadi Mudah

07 Oktober 2016 - 14:15:04 | 2700 | PENDIDIKAN

DL/07102016/Bandarlampung

---- Tiga dosen IAIN Raden Intan Lampung, Prof. DR. H. Sarifudin Basyar, MA., Prof. DR. H. Sulthan Syahril, MA., dan DR. Zulhannan, MA memperkenalkan metode pembelajaran bahasa Arab dengan system Piramida untuk mempermudah pola pembelajarannya.

Sosialisasi Lembaga Pengabdian Masyarakat (LP2M) metode baru ini dilakukan di Aula gedung SMP AL – Husna, yayasan Al Muttaqien Pancasila Sakti Kemiling, Bandar Lampung, Kamis 6 Oktober 2016. “Ini dalam rangka pengabdian terhadap masyarakat.” Kata Prof Sarifuddin.

Selama ini diakui pemahaman bahasa Arab memang agak sulit untuk dipelajari. Namun dengan adanya pengembangan metodologi, cara untuk belajar bahasa Arab itu berangsur-angsur akan lebih mudah. Setidaknya mengurangi kesan bahwa belajar Bahasa Arab itu sulit. Metodologi pembelajaran ini juga berkembang sesuai dengan perkembangan saints dan teknologi.

Ke tiga dosen dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan ini mengadakan sosialisasi metode pembelajaran bahasa Arab dengan memfokuskan pada aspek metodologi yang paling uptodate dan paling mudah untuk dipelajari.

Prof. Sarifudin Basyar, memberikan materi tentang Struktur Bahasa Arab dan sedikit mengulas tentang Arti dan cara membaca surat AL-Qurais dan AL-Asry.

Sementara Prof. Sulthan Syahril, menjelaskan gambaran umum tentang Bahasa Arab dan Orentasi bahasa Arab, sedangkan DR. Zulhannan, memaparkan metode Piramida bahasa Arab.

Dalam kesempatan ini Prof. Sulthan Syahril mengatakan bahwa motivasi dan keinginan masyarakat semakin lama semakin menurun untuk belajar bahasa Arab.

“Bahasa Arab itu sulit untuk dipelajari. Bahkan menjadi momok yang sangat menakutkan. Nah dengan adanya sosialisasi ini, kami mencooba memberikan pemahaman kepada masyarakat dan santri-santri serta anak didik yang ada di yayasan Al-Muttaqien ini. Mudah mudahan dengan waktu yang sangat singkat ini perserta sosialisai ini dapat memahami ilmu yang kami sampaikan,” katanya.

Dalam kesempatan ini ketua yayasan Al-Muttaqien Pancasila Sakti, DR Mustopha Wagianto menyambut baik kegitan ini . “Mudah mudahan ini menjadi spirit dan dorongan bahwa ciri khas pondok pesantren adalah memplajari bahasa Arab sebagai alat untuk menggali ilmu ilmu lain.” Katanya.

Supaya pemahaman Islam itu bisa holistik atau menyeluruh. “Sehingga diharapkan nanti yang sudah mengikuti pelatihan ini untuk menindak lanjuti untuk terlatih lebih efektif dengan praktis dalam memplajari bahasa Arab,” Tambahnya.

Acara ini diikuti murid dan guru SMP dan SMA AL-Husna Bandar Lampung dan santri santriwati ponpes Al Muttaqien, Mahasiswa IAIN Raden Intan Lampung serta masyarakat sekitar komplek yayasan Al Muttaqien. (sapto)