X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Dendi: Mari Kita Selamatkan Pohawang

  • dibaca 1148 kali

    DL/05102016/Bandarlampung

    ---- Memiliki lebih dari 70 pulau yang cantik dan menarik, rupanya menjadi tantangan tersendiri bagi bupati Pesawaran Dendi Romadhona. Ini diungkapkan dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digagas Forum CSR Lampung (FCL) di Sheraton Hotel, Selasa 4 Oktober 2016.

    Dendi yang memberikan gambaran tentang keinginan mengelola daerah wisata yang ada di wilayahnya, dengan mencoba membandingkan daerah Banyuwangi  dahulu dan sekarang.

    Banyuwangi saat ini mempunyai rating tinggi dalam wisata di Indonesia. “Sebelumnya, maaf kita kenal Banyuwangi itu seperti daerah santet ya. Tapi sekarang lihatlah. Menjadi destinasi wisata yang merupakan papan atas di negeri ini. Semua ini karena masyarakatnya mau dan mampu. Tapi semua tidak serta merta dan berproses,” ujar Dendi.

    Ia memberikan perumpamaan ini agar masyarakat Lampung, khususnya Pesawaran juga bangkit dengan keinginan yang seperti itu. Mampu mengubah daerah yang tadinya bukan apa-apa menjadi yang terkenal dan memberikan manfaat lebih banyak kepada masyarakatnya.

    “Mari Selamatkan Pohawang. Saya meminta teman-teman yang punya kemampuan berbeda-beda namun mumpuni untuk bisa memberikan misi penyelamatan pulau Pohawang. Jangan sampai nama Pohawang kosong saja. Jangan sampai orang setelah ke Pohawang tak mau datang lagi,” katanya.

    Dendi menyerap masukan yang diberikan oleh Herza dari Mitra Bentala, bahwa tingkat kerusakan di laut dan di daratan pulau Pohawang sudah mencapai 60 sampai 70 persen.

    Oleh karenanya Dendi mengajak semua pihak untuk bergerak dengan misi sama, menyelamatkan Pohawang, termasuk memberikan komitmen bahwa pihaknya akan menjaga kelangsungnya. “Saya berjanji untuk mengerahkan tenaga sekuatnya dalam mengawal apa yang sudah kita perbuat hari ini dengan implementasinya kemudian. Dalam pembangunan berkelanjutannya, biar kami yang merawat, mengawasi dan kami minta semua ikut menjaganya. Kalau kami tak bergerak dalam kelanjutan pengawasan dan perawatan, jangan dibantu lagi,” ungkapnya berapi-api.

    Bupati berjanji untuk mengerahkan kekuatan SKPD terkait dan anggaran yang cukup untuk mengelola Pohawang dan pulau-pulau lainnya menjadi destinasi yang seimbang dan terpelihara. (adi)

  • Berita Terkait

  • Anshori Djausal: Bukan Pahawang Tapi Puhawang

    RTRW Lampung Perlu Direvisi

    Polantas Siap Ciptakan Kotabumi Tertib Helm

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar