Lestarikan Budaya, Gelar Lomba Bubandung

05 Oktober 2016 - 14:39:37 | 1998 | SENI & BUDAYA

DL/05102015/Bandarlampung

--- Untuk melestarikan seni sastra klasik Lampung dan menjadikan sebagai tuan rumah di negeri sendiri, Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Lomba Karya Seni Klasik Bubandung, Pisaan/ Hahiwang/Muayak di Balai Keratun Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Selasa 4 Oktober 2016.

Tahun 2016 keluar sebagai juara yaitu peserta dari Kabupaten Pesawaran, Juara II dari Kota Bandar Lampung dan Juara III dimenangkan oleh peserta dari Kabupaten Lampung Barat.

Sementara Juara Harapan I dimenangkan peserta dari Kota Bandar Lampung, Juara Harapan II dari Kabupaten Pringsewu dan Juara Harapan III dari Lampung Timur.

Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Theresia Sormin mwakili Gubernur Lampung dalam sambutan tertulisnya mengatakan, bahwa masyarakat ulun Lampung memiliki falsafah adi luhung yang tertuang dalam kitab Kuntara Raja Niti.

“Falsafah tersebut, agar selalu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dimanapun berada ulun Lampung dapat diterima dengan baik," kata Theresia.

Melalui lomba ini Pemprov mengharapkan dapat melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah Lampung,  “Sudah saatnya budaya Lampung menjadi bagian pilar keberhasilan pembangunan daerah ini,” ujar Theresia.

Dewan juri  terdiri dari budayawan dan praktisi yaitu : H. Nasrun, Entus Alrafi, Suttan Darmawan dan Pangeran Kapitan. (fer)