Tanjung Setia Venue Surfing Asean Games

27 September 2016 - 16:41:33 | 2839 | BERITA DAERAH

DL/27092016/KRUI

---- Satu kehormatan bagi masyarakat kabupaten Pesisir Barat, khususnya yang berkaitan dengan iven olahraga terbesar di Asia yakni Asean Games ke-18 yang akan digelar pemerintah Indonesia, dengan menempatkan venue di Jakarta dan Palembang.

Namun salah satu venue pertandingan cabang olahraga Selancar (Surfing) kemungkinan besar akan digelar di pantai Tanjung Setia, Kuri, Kabupaten Pesisir Barat.

Ini diungkapkan Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal disela-sela pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan kabupaten setempat di GSG Selalaw, pantai Labuhan Jukung, Jumat 23 September 2016.

“Saya minta kepada seluruh pejabat dan pegawai di Pesisir barat untuk lebih berkonsenterasi pada tugas secara ikhlas demi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat. Kita harus bangga, salah satu pantai kita Tanjung Setia, akan dipergunakan sebagai tempat pertandingan Surfing Asean Games ke-18,” katanya.

Banyak daerah memiliki pantai dan laut, tetapi pemerintah pusat didukung oleh provinsi menginginkan Pesisir Barat sebagai perhelatan Asean Games ke-18 khusunya pada Cabang Surfing yang akan diikuti oleh 79 negara tersebut.

Bahkan, sektor-sektor penunjang pariwisata di kabupaten itu oleh pusat diminta agar segera diusulkan Pemkab untuk dapat direalisasikan pembangunannya.

“Bayangkan, pusat menjanjikan membangun landasan pesawat terbang di Bandara Serai yang nantinya memiliki panjang 2.500 meter sehingga Boeing 747 pesawat berbadan lebar dengan kapasitas 400-600 penumpang dapat mendarat di Krui. Pemerintah pusat meminta kita juga mengajukan proposal untuk penggalian pelabuhan Kuala Stabas untuk dibangun Dermaga Terapung sehingga kapal Pesiar dapat sandar.” Tambahnya.

Agus menambahkan bahwa kalau anggaran Pemkab tidak mampu membangun itu, “Tetapi Alhamdulillah Gubernur mendukung penuh, Kementrian pusat siap mendanai,” kata Bupati.

Bupati mengatakan tidak akan segan memberi sanski kepada para pejabat yang tidak mampu bekerja dan malah mencoreng nama baik pribadi bersangkutan dan korp pegawai di kabupaten itu. Di era saat ini untuk jadi pegawai mulai tenaga kontrak sukarela, tenaga honorer kontrak daerah, kepala bidang, kepala dinas dan Sekda sekalipun gratis tidak ada permainan bayar membayar untuk kursi jabatan.

Tetapi yang harus diingat bahwa jabatan itu amanah kepercayaan yang harus dibuktikan dengan kinerja yang tangguh dan mampu melaksanakan secara optimal pada bidang masing-masing. (din)