Lambar Pecahkan Rekor Muri Sakura Kamak dan Kecah

19 September 2016 - 20:53:26 | 2187 | PARIWISATA

DL/19092016/LAMBAR

----- Dalam rangka memeriahkan perayaan HUT ke 25 Kabupaten Lampung Barat atau HUT 25 Tahun Perak Lambar memecahkan rekor Muri. Topeng Sekura berhasil memecahkan Rekor Muri sebanyak 5.454 Sekura.

Pemecahan rekor tersebut dilaksanakan di Lapangan Merdeka Pasar Liwa Kecamatan Balik Bukit dan Pemecahan rekor tersebut berbarengan dengan pelaksanaan Jalan Sehat Rute Lapangan Merdeka dan finish di Lapangan Pemda.

Jalan sehat ini digelar Minggu 18 September 2016, sekitar pukul 07.00 WIB dilepas Bupati Lampung Barat Drs. Mukhlis Basri didampingi Wakil Bupati Lambar, Sekdakab Lambar, Ketua DPRD, Ibu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Tim Rekor Muri serta SKPD Kab Lambar.

Dalam arahannya sesaat sebelum melepas Sekura yang berbarengan dengan jalan sehat, Mukhlis menegaskan bahwa Karnaval Sakura Kamak dan Kecah dilaksanakan bersamaan dengan 25 tahun HUT Lambar. “Terima kasih kepada semua masyarakat dan juga pelajar yang sudah ikut antusias mensukseskan kegiatan ini.” Ujarnya

Mukhlis menambahkan tujuan dari acara Sekura adalah menjadikan Sekura mencatat rekor Muri untuk meningkatkan wisatawan manca negara yang berkunjung ke Kabupaten Lampung Barat dan hal ini menjadi suatu kebanggaan dan harapan semua masyarakat. ”Rekor Muri Sekura bukan topeng biasa. Yang punya hanya Lambar saja.” Ungkap Bupati.

Diharapkan kegiatan ini  kedepan akan menjadi ikon Lambar, jika wisatawan manca negara akan berkunjung ke Lambar. “Saya minta  jalan sehat dan Sekura ini berjalan dengan tertib agar nanti dapat diketahui berapa peserta riilnya oleh petugas Rekor Muri.” Imbaunya.

Setelah jalan sehat dan Sekura ini akan dilanjutkan hiburan rakyat dengan Artis Ibu kota Cita Citata dan Panjat Pinang serta pengundian Kupon dengan berbagai hadiah diantaranya  Mesin Cuci, Kulkas, TV dan Sepeda Motor. “Selamat berpesta Sekura.“ ujar Bupati.

Setelah jalan sehat dan pesta Sekura di Lapangan Indra Pati Cakra Negara acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam Rekor Muri 5454 Sekura. Bupati juga tidak henti-hentinya mengucapkan syukur.

Bupati mengatakan bahwa Sekura ini sudah tercatat di lembaga dunia Unesco sebagai milik Kabupaten Lambar.

“Selain itu yang sudah terdaftar di Unesco adalah Gulai Taboh. Keduanya harus terus dikembangkan. Seperti diketahui di kecamatan Balik Bukit, Batu Brak, Batu Ketulis dan Belalau, setiap memasuki dan  selesai bulan Ramadhan, masyarakat sembari bersilaturahmi kepada sanak saudara dengan berpakaian Sekura  selama 6 hari secara berganti-gantian. Ini sebagai ajang silaturahmi Sekura Kamak dan Betik,” katanya.

Sementara itu dalam laporan ketua panitia, Gunawan Rasyid SH., yang dibacakan oleh Kepala Disporaperbub Kabupaten Lambar Indra Kesuma S.Sos menyampaikan, kegiatan Sekura ini telah dipersiapkan dengan baik dan panitia.

Kegiatan ini sebagai kerja nyata dan juga sebagai pelestarian budaya, karena di zaman saat ini seakan Budaya tersebut punah. Sekura ini merupakan warisan dari nenek moyang warisan budaya milik masyarakat. (Anton)