MUI Way Kanan Harus Siap Jaga Kerukunan Beragama

02 September 2016 - 09:16:18 | 378 | BERITA DAERAH

DL/02092016/Way Kanan

---- Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai wadaha para ulama, pemimpin dan cendikianwan muslim untuk mengayomi umat, dan mengembangkan kehidupan yang Islami. MUI juga berperan meningkatkan partisipasi umat Islam dalam membina mental spiritual dalam pembangunan nasional dan daerah.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati  Kabupaten Way Kanan Edward Antony membuka musyawarah daerah (Musda) ke-IV MUI Kabupaten Way Kanan, di aula Kantor PKK kompleks Pemkab setempat Kamis 1 September 2016.

MUI Way Kanan mengadakan Musda untuk memilih Ketum dalam menjalankan program kerja kepengurusan di periode lima tahun ke-depan.

Musda ini mengambil tema meningkatkan peran ulama dalam mempererat ukhuwah islamiyah dan ukhuwah watoniyah untuk way kanan berdaya saing 2021.

Ketua  MUI Way Kanan Drs. Hi. Benyamin Siddik mengatakan bahwa peran ulama diantaranya menjaga dan mencegah masuknya paham radikaliesme, aliran sesat serta terorisme.

Benyamin menegaskan kesiapannya, jika kepengurusan MUI Kabupaten  Way Kanan kembali mempercayainya untuk menahkodai MUI periode lima tahun mendatang. “Saya siap jika dipercaya kembali. Namun saya serahkan sepenuhnya kepada forum yang terhormat ini,” katanya.

Sementara Ketua MUI Provinsi Lampung, DR. Kh. Khoirudin Tahmid mengatakan bahwa Musda MUI ini  bukan hanya sekedar ritual lima tahunan atau ajang memilih ketua umum, namun  yang lebih penting dan strategis adalah membicarakan kondisi obyektif internal dan persoalan yang dihadapi organisasi ini ke depan. “Yang jauh lebih menantang diantaranya faham radikalisme, korupsi dan terorisme.” Katanya.

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Way Kanan Edward Antony  berharap kedepan Ketua MUI yang baru dapat menjaga kerukunan sesama umat beragama, bersinergi untuk terwujudnya Way Kanan maju berdaya saing 2021.

Selain itu Edward menyanggupi Pemda akan mengucurkan dana melalui anggaran APBD diantaranya akan digunakan untuk memberi insentif kepada guru ngaji sebesar seratus ribu perbulan. “Tentu kami akan mempertimbangkannya sesuai dengan kemampuan anggaran kita,” ujarnya.

Hadir pada acara ini Dandim 0427, Kakan Kemenag Way Kanan, Forkopinda, peserta Musda dan para undangan. (HR)