Jamkeskot Dinilai Belum Tepat Sasaran

24 Agustus 2016 - 11:55:06 | 4131 | KESEHATAN

DL/24082016/Bandar Lampung

---- Program Jaminan Kesehatan Kota (Jamkeskot) yang diluncurkan untuk meringankan masyarakat dalam bidang kesehatan masih menuai kritikan dan keluhan warga. Disinyalir masih banyak masyarakat tidak mampu yang justru tidak terdaftar menjadi peserta Jamkeskot.

Warga Kampung Suka Damai Rt 07 lingkungan 2 Kelurahan Keteguhan Kecamatan Telukbetung Timur (TbT ) contohnya. Mereka mengeluhkan program kesehatan untuk masyarakat tidak mampu dari pemerintah Bandarlampung dinilai belum tepat sasaran.

Prita warga setempat mengatakan, Pemerintah Bandarlampung hanya mendata calon peserta Jamkeskot dari luarnya saja tanpa mencari tahu kebenarannya. “Yang saya lihat kebanyakan peserta Jamkeskot untuk warga yang mampu saja,” kata Prita

Mereka hanya melihat dari luar saja. Saat dilihat rumahnya layak, maka warga itu tidak bisa menjadi peserta Jamkeskot. “Padahal belum tentu rumah yang ditempatinya miliknya, bisa jadi hanya menumpang saja. Dan mereka tidak didata,” ujarnya.

Saat disinggung adanya wacana pengalihan dari Jamkeskot ke BPJS kesehatan, ia menuturkan, kekecewaannya terhadap pemerintah yang seakan lepas tangan terkait masalah kesehatan warga Kota Tapis Berseri. “Kalau sudah kebijakan ya mau bagaimana lagi. Kami sebagai rakyat kecil hanya bisa mengikuti saja,” ungkapnya.

Ia berharap, kartu Jamkeskot yang diperuntukkan warga miskin benar-benar dirasakan oleh masyarakat tidak mampu guna meringankan biaya saat dirawat di Rumah Sakit.

“Kalau ada Jamkeskot, mungkin biaya yang kami keluarkan hanya untuk transportasi saja, sedangkan biaya kesehatan sudah ditanggung pemerintah,” ujarnya. (zai)