Festival Skala Brak Harus Jadi Ikon Lambar

23 Juli 2016 - 14:33:39 | 1364 | PARIWISATA

DL/23072016/Liwa

---- Harapan bahwa festival Skala Brak menjadi ikon kabupaten Lampung Barat dalam rangka mengemas dan mempromosikan kekuatan dan keunggulan wisata alam, selalu didengungkan oleh Bupati Mukhlis Basri.

Seperti yang diungkapkan pekan lalu saat membuka festival wisata dan budaya itu. Mukhlis Basri mengatakan Festival Skala Brak merupakan upaya untuk menampilkan dan memperkenalkan seni dan budaya Lampung Barat yang memiliki keunikan dan kekhasan. 

Tujuannya adalah agar para wisatawan baik lokal maupun manca Negara akan betah untuk berlama-lama tinggal di Lampung Barat.

“Kabupaten Lampung Barat ini memiliki karakteristik bentang alam yang komplek. Disamping penduduknya yang heterogen dengan adat istiadat dan seni budaya yang bernilai tinggi, 

Lampung Barat juga memiliki geomorfologi yang lengkap, seperti gunung, danau, sungai, air terjun, dan hutan dengan aneka flora dan fauna di dalamnya. Ini modal besar,” kata Mukhlis.

Diakui bahwa semuanya itu merupakan anugerah Allah yang Maha Esa. “Ini semua yang patut kita syukuri dan menjadi aset wisata potensial yang dapat dikembangkan,” tambah Mukhlis. 

Festival Skala Brak sudah memasuki tahun ketiga dan tahun ini dipusatkan di Kecamatan Lumbokseminung Lampung Barat. “Ini harus terus dipertajam. Artinya kita semua harus turut dalam upaya untuk terus menggali, mengembangkan dan melestarikan potensi alam dan budaya di sini. Maka festival ini ada, untuk memberikan wahana promosi baik skala regional, nasional maupun internasional,” ujar Mukhlis.

Menurut dia, Kabupaten Lampung Barat memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar yang harus dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Potensi ini tidak begitu berarti apabila tidak didukung dengan terjaganya ekologi alam sebagai sumber air.

“Dan, terjaminnya kualitas kesuburan tanah.  Hal ini merupakan kewajiban kita dalam menjamin tersedianya pangan yang cukup bagi masyarakat Lampung Barat, khususnya dan Lampung pada umumnya,” kata dia.

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Disporaparbup Lampung Barat, Nyoman Mulyawan, menyampaikan penyelenggaraan Festival Skala Brak dilaksanakan pada 18-26 Juli 2016. Tujuannya, mempromosikan event parwisata  dalam rangka menarik pengunjung wisatawan ke Lambar sebagai salah satu tujuan wisata.

Selain itu, untuk mempromosikan daya tarik wisata serta seni dan budaya Lambar berikut fasilitas pendukungnya. Sasaran dari acara tersebut yaitu sebanyak mungkin untuk menarik minat wisatawan untuk mengunjungi even Festival Skala Brak. Serta, memperbesar frekuensi kunjungan objek wisata yang ada di Lambar. Dan terciptanya image yang positif  terhadap kepariwisatawan Lambar.

Hadir dalam kegiatan itu, perwakilan Kepala UPT Menara Siger Provinsi Lampung Taufik Hidayat, Wakil Bupati Makmur Azhari, Ketua DPRD Edi Novial, Sekab Nirlan, asisten, Staf Ahli Bupati, kepala SKPD, anggota Forkompinda, dan ratusan undangan.  (Anton)