Menteri Kominfo Respon Positif Program Lampung

29 Juni 2016 - 23:48:50 | 4887 | HUMANIORA

DL/29062016/Jakarta

--- Satu kesempatan yang cepat dan baik diperoleh provinsi Lampung dalam pengajuan program yang berkaitan dengan komunikasi dan informatika.

Menteri Kominfo RI Rudiantara hari ini, Rabu 29 Juni 2016, berkenan menerima audiensi Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya Lampung Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA, MSc dan Ketua Yayasan Alfian DR. Andi Desfiandi di ruang tapat utama Kementrian Kominfo RI di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut Firmansyah menguraikan tentang aplikasi yang telah diujicoba di beberapa desa dengan bertajuk Digital Village yakni aplikasi yang dipergunakan untuk pemerintah desa berbasis web dengan prinsip utama pelayanan prima dan keterbukaan informasi.

Selanjutnya Sekretaris Desa Tambahrejo Kabupaten Pringsewu, M. Kasin sebagai pengguna aplikasi yang turut dalam audiensi itu menguraikan tentang domain www.nambahrejo.co.id. Dalam aplikasi tersebut termuat tentang potensi desa, RPJMD Desa Perencanaan Desa, termasuk penggunaan anggaran desa baik yang bersumber dari dana pusat, daerah maupun dari desa sendiri.

Juga tentang pelayanan pemerintahan desa yang cepat, transparan dan akuntabel. Kasin dengan penuh semangat di depan Menteri Kominfo mengatakan bahwa untuk pelayanan masyarakat cukup waktu satu menit selesai.

Menteri Kominfo dalam tanggapannya berharap bahwa aplikasi tersebut dapat dipergunakan ke semua desa secara nasional khususnya kontens yang bersifat general. Oleh karena itu, Rudiantara akan segera koordinasi dengan kementerian terkait. “Terima kasih. Ini sangat bagus dan saya akan koordinasikan dengan kementerian terkait untuk disinergikan.” Katanya.

Bupati Pringsewu, Sujadi Syadad yang juga hadir dalam pertemuan tersebut mengharapkan Menteri Kominfo berkenan hadir untuk meresmikan tamplet bantuan dari IBI Darmajaya secara gratis ke semua desa di Pringsewu dalam waktu yang tidak terlalu lama.

“Kami berharap Bapak Menteri berkenan hadir dan meresmikan program ini di Pringsewu. Kalau berkenan lagi ya supaya dalam waktu dekat ini. Kami sudah tak sabar untuk melakukan program ini ke seluruh desa di Pringsewu,” kata Sujadi.

Sementara itu Kadis Kominfo Provinsi Lampung, Sumarju Saeni yang mendampingi para praktisi pendidikan tersebut, menyampaikan usulan tentang program aplikasi mFish mengingat sebagian penduduk Lampung bernata pencaharian sebagai nelayan sehingga bisnis dibidang perikanan dapat dilakukan dengan online.

Disamping itu Program domain id bagi para pelaku UKM dan Pondok Pesantren juga Program Pembangunan Desa Broadband.
Sumarju juga mengusulkan agar seluruh desa di Lampung  yang berjumlah 2.345 untuk mendapat bantuan domain dari pemerintah. “Kami usulkan kepada pak Mentri agar realisasinya bisa dilakukan tahun 2016 ini, karena perangkatnya sudah siap,” kata Sumarju.

Menanggapai permintaan provinsi Lampung ini, Rudiantara berjanji akan segera merealisasikan dan akan membantu biaya domainnya dan hostingnya selama 1 tahun. “Saya coba akan segera realisasi. Ini bagus. Kemungkinan kami akan bantu hosting dan domainnya untuk satu tahun.” Kata Rudiantara.

Sementara untuk web pendidikan dan sekolah akan sangat dibatasi, sehingga tidak dapat mengakses berbagai web pornografi, pornoaksi, faham radikalisme dan lain-lain. (SS)