Bupati Pesawaran Sampaikan RPJMD 2016 - 2021

09 Juni 2016 - 23:10:50 | 4374 | BERITA DAERAH

DL/09063026/PESAWARAN

---- Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona menyampaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kamis di Ruang Sidang Gedung DPRD setempat, Kamis, 8 Juni 2016.

Dendi Ramadhona mengatakan bahwa setelah dilantik selaku Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran periode 2016 - 2021 pada 17 Februari 2016, maka melekatlah kewajibannya untuk menyusun RPJMD Kabupaten Pesawaran 2016–2021.

“Sebagaimana yang amanatkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 pasal 65, yang menyatakan bahwa Kepala Daerah memiliki tugas menyusun dan mengajukan rancangan Perda tentang RPJPD dan rancangan Perda tentang RPJMD kepada DPRD untuk dibahas bersama DPRD, dan Pasal 264 yang menyatakan bahwa Perda tentang RPJMD ditetapkan paling lama 6 bulan setelah kepala daerah terpilih dilantik.” Katanya.

Proses Penyusunan RPJMD, telah melalui suatu proses yang panjang dengan menggunakan empat pendekatan, yaitu pendekatan teknokratis, pendekatan partisipatif, pendekatan top down dan bottom up serta pendekatan politik.

Dalam pendekatan teknokratis, bahwasanya proses penyusunan RPJMD ini melalui suatu metode dan kerangka berpikir ilmiah guna memperoleh pengetahuan secara sistematis terkait perencanaan pembangunan berdasarkan bukti fisik, data dan informasi yang akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Analisa ilmiah yang dilakukan antara lain terhadap perumusan kerangka ekonomi makro daerah, kerangka pendanaan dan kemampuan fiskal daerah, metode pengalokasian belanja daerah,  penentuan parameter pencapaian visi dan penetapan indikator kinerja dari setiap sasaran pembangunan.

Dalam pendekatan partisipatif, bahwasanya penyusunan RPJMD ini telah melibatkan semua pemangku kepentingan (stakeholders) dengan mempertimbangkan tingkat relevansi, kesetaraan  dan keterwakilan pemangku kepentingan pada setiap tahapan.

Sehingga terciptanya konsensus atau kesepakatan pada semua tahapan penting pengambilan keputusan, seperti  perumusan prioritas isu dan permasalahan, perumusan tujuan, strategi, kebijakan dan prioritas program.

Dalam pendekatan top down dan bottom up, bahwa dokumen ini  juga telah mempertimbangkan rencana lima tahun organisasi perangkat daerah melalui draft renstra masing-masing organisasi perangkat daerah, serta menyelaraskan dengan 8 agenda utama Provinsi Lampung (sebagaimana dimaksud dalam RPJMD Propinsi Lampung) dan 18 prioritas nasional (sebagaimana dimaksud dalam RPJM Nasional).

Demikian pula dokumen ini telah memperhatikan perencanaan tata ruang (RTRW) kabupaten Pesawaran dan kabupaten perbatasan. “Dengan demikian tujuan, sasaran, strategi, kebijakan umum dan program yang ditetapkan dalam dokumen RPJMD ini merupakan hasil sinkronisasi dengan perencanaan vertikal dan horizontal.” Ungkap Dendi.

Pendekatan politis, berupa Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten Pesawaran 2016-2021, bahwaprogram pembangunan yang ditawarkan pasangan Dermawan pada saat kampanye, telah disusun ke dalam rancangan RPJMD ini untuk dilakukan konsultasi pertimbangan landasan hukum dan pembahasan bersama DPRD dan Eksekutif, dan akan ditetapkan dengan produk hukum berupa Peraturan Daerah yang mengikat semua pemangku kepentingan.

Dengan melalui keempat pendekatan tersebut, RPJMD ini diharapkan akan berkualitas sehingga secara konsisten dapat dilaksanakan, dimonitoring, dievaluasi dan dilaporkan setiap tahunnya maupun untuk pelaporan  pertanggungjawaban 5 tahun.

Visi dan Misi pemerintah kabupaten Pesawaran untuk dicapai 5 tahun ke depan. Adapun visinya adalah “Bersama Masyarakat Pesawaran Mewujudkan Cita-Cita Luhur,  Mewujudkan Kabupaten Pesawaran Yang Maju, Makmur Dan Sejahtera,” Visi tersebut akan dicapai dengan Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi Dan Kebijakan Umum.

Selanjutnya, kerangka pendanaan dan kemampuan fiskal yang tercantum dalam dokumen ini, meskipun bersifat indikatif, tetapi telah diproyeksikan berdasarkan rencana potensi.

Dengan demikian, proyeksi kapasitas keuangan riil telah ditentukan, setelah dikurangi dengan belanja tidak langsung, untuk membiayai program-program yang diproyeksikan 5 tahun kedepan. (HK)