Pemkot Apresiasi Bogor Festival Keroncong Internasional

05 Juni 2016 - 09:25:17 | 1507 | SENI & BUDAYA

DL/05062016/Bogor

---- Rangkaian HUT Kota Bogor yang ingar bingar dengan berbagai kegiatan baik social, budaya dan kesenian, juga dilengkapi dengan satu acara yang melibatkan seniman keroncong di Indonesia, bahkan ada tamu undangan beberapa penyanyi dari Singapura.

Acara yang bertajuk Bogor Festival Keroncong Internasional digelar di halaman RRI Bogor yang bekerjasama dengan Insan Keroncong Indonesia (IKON) dan Pemkot Bogor, Sabtu, 4 Juni 2016.

Dua grup Keroncong yang ditampilkan antara lain dari Tasikmalaya, OK Braja Mustika pimpinan H Nunu, dan OK Kemala Puspita dari Bogor, pimpin Ir Suyitno. Dengan menampilkan penyanyi dari Kota Bandung, Tasikmalaya, Jakarta, Bogor, Lampung, dan tamu dari Singapura.

Perhelatan yang dimulai sejak tengah hari hingga malam itu menampilkan setidaknya 30-an penyanyi keroncong mulai yang senior hingga penyanyi muda dari siswa SMA dan Mahasiswa.

Penyelenggara acara ini, Suyitno mengatakan bahwa kegiatan ini memang direncanakan untuk memeriahkan HUT Kota Bogor. “Ini digagas sudah lama dan oleh karenanya, kami mengemasnya dengan kebersamaan dengan RRI Bogor dan Pemkot Bogor. Meskipun para pejabat sedang sibuk merayakan ulang tahun, tapi mereka tetap menyempatkan untuk bersama-sama kita di sini. Seperti Kadis Pariwisata yang hadir sejak pagi, kemudian siang harinya Wakil Walikota menyempatkan untuk bernyanyi di sini. Semua adalah bukti bahwa musik keroncong juga masih mampu menarik perhatian banyak pihak,” ujar Suyitno yang juga pimpinan OK Kemala Puspita.

Perhelatan ini tidak sekedar untuk memperingati dan memeriahkan HUT Kota Bogor saja, tetapi ingin memberikan kesempatan kepada para seniman keroncong untuk berkarya.

Panitia juga mengundang seniman dari Singapura yang menggemari lagu keroncong. Dari negeri Singa itu hadir 3 personil, Mr Basir Suparti, Mr Abdul Malek dan Siti Aishah. “Mereka ini adalah penggiat musik keroncong di Singapura, khususnya Basir, yang memang sudah berkecimpung di music sejak lama. Dan ketika 3 tahun lalu dikenalkan dengan musik keroncong ternyata jatuh hati dan ketika kami mengundangnya ke Bogor, mereka hadir dengan biaya sendiri. Inilah hebatnya kebersamaan keroncong itu,” tambah Yitno.

Sebenarnya sudah dikontak untuk bisa hadir juga di Bogor ini para penyanyi dan penggiat keroncong dari Johor dan Brunei Darrusalam. “Ya memang waktunya terlalu mepet untuk mengundang mereka. Meskipun kami sudah kontak pertelepon, tetapi karena sesuatu dan lain hal maka mereka belum bisa meramai HUT Bogor tahun. Mereka berjanji tahun depan bisa hadir,” tutur Yitno.

Sementara Wakil Walikota, Usmar Hariman yang hadir sore hari, selain memberikan apresiasi pada acara ini, juga sempat menyanyikan dua lagu yang diiringi OK Kemala Puspita.

“Saya sangat kabum dengan kiprah para pemusik keroncong ini yang luar biasa tangguh, ditengah terpaan musik dari berbagai genre yang masuk ke negeri ini. Tapi Keroncong tetap eksis. Kami sangat berterima kasih pada pak Yitno dan grup yang sudah memberikan sumbangsih besar kepada kota Bogor.” Ungkap Hariman.

Dalam meniti perjalannya, musik keroncong juga berhasil menjadi duta Negara ini di negeri orang. Hariman mengatakan bahwa dengan hadirnya tamu-tamu dari Singapura dan daerah di Indonesia ke Bogor, maka sudah merupakan salah satu sarana promosi bagi kota Bogor ini ke beberapa daerah bahkan Negara.

“Saya ucapkan selamat datang di Bogor kepada Mr Basir dan rombongan. Inilah Bogor. Dan saya pribadi siap untuk membalas undangan teman-teman di Singapura, saya siap.“ Ungkap Hariman.

Festival ini berakhir hingga pukul 21.00 wib ditutup dengan penampilan para tokoh pemuda dan budaya di Kota Bogor. (don)