DBD di Bandar Lampung Belum KLB

07 April 2016 - 20:37:35 | 378 | KESEHATAN

DL/07042016/Bandar Lampung

----- Meski ada peningkatan kasus dan kematian penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bandarlampung, namun ini belum dikategorikan sebagai keadaan luar biasa (KLB). Hal ini ditegaskan Dr. Asih Hendrastuti, Humas Dinas Kesehatan provinsi Lampung, Kamis, 7 April 2016.

“Kalau jumlah penderita sudah mencapai tiga kali lipat dari sebelumnya, maka baru bisa dikatakan Bandarlampung darurat DBD atau KLB untuk DBD,” katanya.

Menurut data yang ada, bulan Januari 2015 terdapat penderita DBD 698 dan 7 orang meningal dunia. Sedang bulan Pebruari 2015, ada 619 pasien DBD dan meninggal dunia 5 orang.

Sedangkan tahun 2016, bulan Januari ada penderita DBD 952 pasien dan 4 meninggal dunia. Bulan Pebruari 2016 ada 1206 pasien dan tidak tertolong jiwanya 7 pasien. “Dari data ini bisa diketahui bahwa saat ini belum KLB. Namun kelurahan atau kecamatan dapat membuat status daerahnya masing-masing sesuai data yang dimiliki, termasuk KLB atau tidak sesuai data yang dilaporkan ke Puskesmas setempat,” Tambah Asih.

Dinas Kesehatan provinsi Lampung memang tidak melakukan fogging sendiri. “Kami hanya menyiapkan sarana dan prasarananya saja. Biasanya Kabupaten yang memerlukan akan dapat menggunakan alat-alat itu sesuai dengan permintaan. Selain   itu biasanya kecamatan dan kelurahan biasanya juga siap dengan alat itu yang standby.” Ujar Dr Asih.

Asih mengingatkan masyarakat tetap waspada dan menjaga lingkungan tetap sehat dan melakukan kegiatan. “Saat ini kan memang masih sering turun hujan, maka kegiatan Tiga M sangat perlu terus dilakukan untuk pencegahan berkembangnya nyamuk Aides agepty.” Tuturnya. (Zai)