Ujian Nasioanl Berbasis Komputer Serentak 2019

07 April 2016 - 09:38:33 | 1051 | PENDIDIKAN

Kunjungan Lapangan, Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Fahrizal Darminto bersama Kadis Pendidikan Heri Sulianto berkunjung ke SMAN 9 bandarlampung. Foto Humas Prov.

DL/07042016/Bandarlampung

---- Saat ini para lulusan sekolah yang memiliki jurusan pariwisata sangat dicari oleh para pengelola perhotelan dan perusahaan jasa perjalanan wisata di Bandar Lampung ini. Untuk itu kedepan Pemerintah Provinsi akan mengkaji adanya kemungkinan pengadaan suatu hotel yang berbasis pendidikan. 

Disampaikan pada kunjungan Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Fahrizal Darminto, ketika memantau pelaksanaan Ujian Nasional Bagi SMA/SMK di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Bandar Lampung, Senin 4 April 2016.

Fahrizal juga mengatakan, hotel tersebut nantinya selain layaknya Hotel yang mengedepankan pelayanan sebagai nafas utama dalam sektor jasa, juga akan berfungsi sebagai sebuah wahana pendidikan kepada para siswa yang melakukan praktek kerja lapangan di sana.

“Hal ini tentunya akan disinkronkan dengan program Gubernur yang salah satunya adalah pembangunan di Sektor Pariwisata,” tegas Fahrizal.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Heri Suliyanto menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer ini nantinya secara nasional dan serentak pada tahun 2019 sudah menjadi kewajiban bagi SMA/SMK/MA untuk melaksanakannya.

“Ujian nasional berbasis komputer ini upaya pemerintah guna meningkatkan kualitas pelaksanaan ujian nasional. Karena diketahui bahwa siswa peserta baru mendapatkan token atau login saat siswa mengerjakan soalnya, Itupun dalam satu ruangan berbeda-beda soalnya, jadi hal ini dapat meminimalisir adanya kebocoran soal dan kecurangan lainnya yang dilakukan oleh peserta ujian nasional,”ujarnya.

Dalam kunjungannnya di Sekolah Menengah Atas Negeri 9 Bandar Lampung, Panitia Ujian Nasional telah mengintegrasikan pengawasan menggunakan CCTV sebagai pendamping ujian secara personal di ruang kelas.

Dalam kesempatan itu Kepala Sekolah SMA Negeri 9 Bandar Lampung, Hendro Suyono, panitia telah menyediakan 90 komputer pada pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer tahun ini, “Dengan kapasitas 30 komputer dalam satu kelas, jadi akan dibagi giliran atau shift, untuk memaksimalkan akan diadakan 3 kali shift dalam satu hari pelaksanaan,” pungkasnya. (sapto)