Bachtiar: Sarapan Sebaiknya Sebelum Jam 9 Pagi

21 Maret 2016 - 13:34:04 | 907 | KESEHATAN

DL/21032016/Bandarlampung

----- Sarapan pagi yang disarankan untuk pola hidup sehat, dilakukan sebelum pukul 09.00 wib setiap pagi. Sebuah fakta menunjukkan 7 dari 10 anak di Indonesia kekurangan gizi sarapan. Hal ini berdampak kepada konsentrasi saat beraktivitas dan mempengaruhi tumbuh kembang anak.

“Untuk itu sarapan sehat dengan nutrisi lengkap sebaiknya dilakukan sebelum jam 9. Hasil survey itu juga menunjukkan, ketakutan anak terlambat masuk sekolah menjadi penyebab mengapa anak-anak tidak sarapan sebelum beraktivitas. Para ahli gizi sepakat, bahwa sarapan sehat adalah makan dan minum yang memenuhi seperempat kebutuhan gizi harian,” ujarnya.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri saat menghadiri Gerakan Sarapan Sehat Sebelum Jam 9 di lapangan Parkir PKOR Way Halim, Minggu, 20 Maret 2016.

 “Pemerintah Provinsi Lampung, menyambut baik dilaksanakannya ajang Indonesia Sarapan Sehat di Provinsi Lampung yang merupakan bagian dari Pekan Sarapan Sehat yang berlangsung secara Nasional. Kiranya kegiatan yang dilaksanakan hari ini memotivasi kita semua untuk hidup lebih sehat yang dimulai dari kegiatan sarapan pagi.” Tambahnya.

Wakil Gubernur  menghimbau sarapan pagi bukan hanya penting bagi kesehatan, tetapi juga merupakan salah satu momen kebersamaan yang dapat merekatkan hubungan antar anggota keluarga, karena perlu kita sadari saat ini banyak diantara keluarga khususnya yang bermukim di kota-kota besar, seperti kehilangan momen kebersamaan dan kehangatan di dalam keluarga.

Untuk itu, aktivitas sarapan bersama di pagi hari dapat dimanfaatkan menjadi momen bersama yang mengawali kegiatan sepanjang hari, sehingga sarapan bukan hanya dapat menyehatkan secara fisik tetapi juga mental dan kejiwaan.

Gerakan Sarapan Sehat Sebelum Jam 9 ini diisi juga dengan jalan sehat bersama dan merupakan bagian dari kampanye edukasi secara serentak di 5 kota di Indonesia yakni Jakarta, Yogyakarta, Jember, Lampung dan Medan.

Hadir dalam kesempatan ini Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Yustin Aprilani Ridho Ficardo, Ketua Pusat Layanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Hasiah Bachtiar Basri, serta para pejabat Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (Citra)