Penyuluh Pertanian Minta Perhatian Pemerintah

10 Maret 2016 - 19:11:16 | 1539 | BERITA DAERAH

DL/09032016/ PRINGSEWU

----- Keluh kesah dari beberapa penyuluh Badan Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan (BP4K) kabupaten Pesawaran akhirnya ditumpahkan saat berjumpa dengan anggoat DPR RI asal Lampung, Sudin, dalam kunjungannya ke Desa Wates, Kabupaten Pringsewu, Selasa, 8 Maret 216.

Para pelaku penyluhan di lapangan itu selama ternyata sangat banyak kendala dan keluhan yang tak kunjung selesai. Ini diungkapkannya di dalam pertemuan dengan Sudin, mereka berharap anggota DPR RI ini meskipun bukan dalam rangka reses, dapat menyerap aspirasi mereka.

Sudin menegaskan bahwa ada dua jalur dalam meneteskan bantuan dari pusat. Yang pertama dari pemerintah pusat langsung ke daerah. Kedua, dari aspirasi yang diajukan oleh anggota dewan, DPR RI untuk masyarakat di daerah.

“Pemerintah daerah tidak mungkin melaksanakan pembangunan sendirian, dan itu pasti ada bantuan dari pemerintah pusat. Kami akan menampung aspirasi ini dan mencoba mengolahkan di dewan dan mencari jalan keluarnya,” kata Sudin.

Dalam dialog dua arah, Ketua KTNA Pesawaran, Sukimin mengatakan bahwa koordinator penyuluhan mereka, Yun Yono, diberikan jabatan strategis di dinas terkait, agar dapat menjembatani para penyuluh dengan Dinas-dinas terkait.

“Masalahnya kami butuh pemimpin yang dapat memfasilitasi kelompok tani dalam berbagai hal. Kami berharap bantuan yang selama ini harus lewat Dinas bisa langsung ke kelompok tani agar tidak ada pungutan-pungutan yang tidak resmi dan memberatkan kelompok tani," ujar salah satu PHLS.

Subhan, salah seorang penyuluh THL TB yang sudah 9 tahun bekerja menyatakan bahwa sampai sekarang statusnya belum ada kejelasan sebagai penyuluh pertanian. “Saya kan juga punya harapan, syukur-syukur bisa jadi PNS atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (P3K) sesuai dengan UU ASN yang diberlakukan tahun 2014.” Ujar Subhan.

Sementara Khaidir yang juga THLS kabupaten mempunyai harapan yang sama soal statusnya. “Saya sudah bekerja sebagai penyuluh 4 tahun dengan SK Bupati,” katanya.

Para penyuluh ini berharap besar kepada Sudin bisa menyampaikan keluh kesah mereka kepada pemerintah pusat. “Kami mohon dipikirkan tentang kesejahteraan yang seadil-adilnya, jangan sampai ada yang tidak tersentuh sama sekali oleh program pemerintah pusat,” tambahnya. (HK)