Chrisna: Rendi Akan Didampingi Tenaga Kesehatan

10 Februari 2016 - 20:41:55 | 845 | KESEHATAN

 

DL/10022016/Kota Metro

---- Penjabat (Pj) Walikota Metro Achmad Chrisna Putra menegaskan akan melakukan pendampingan kepada Rendi Irawan (6), penderita jantung bocor, warga Jl. Merica Kelurahan Iringmulyo, kecamatan Metro Timur, Kota Metro, yang akan berangkat ke Jakarta untuk di rawat di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita di Jakarta, 18 Pebruari nanti.

Pendampingan yang dimaksud adalah menugaskan tenaga kesehatan mengawal Rendi dan keluarga selama dirawat di RS Harapan Kita Jakarta. “Mulai dari transportasi, tenaga medis, kebutuhan selama menjalani pengobatan, serta pondokan tempat menginap keluarga akan kami bantu siapkan, apalagi Rendi merupakan warga yang kurang mampu,”ujar Chrisna Putra.

Ini diungkapkan Chrisna Putra saat berkunjung ke kediaman pasangan Junaidi (33) dan Sundari (25) orangtua Rendi, Rabu (10/2). Kunjungan ini di dampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Maryati, Kepala RSUD A Yani, Endang Nuriyati, dan Camat Metro Timur, Rosita Mizi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Maryati, mengatakan bahwa selama ini Pemerintah dan Dinas Kesehatan sudah sangat memperhatikan dan sangat peduli terhadap Rendi Irawan.

Sejak April 2014 sudah diketahui bahwa Rendi perlu perhatian khusus dan itu sudah dilakukan melalui Puskesmas setempat. Namun melihat kondisinya tidak mungkin untuk ditangani Puskesmas, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Ahmad Yani Kota Metro.

“Kemudian kami merujuknya ke Rumah Sakit Abdoel Moeloek (RSUAM) Bandar Lampung. Tetapi pihak RSUAM menyarankan untuk dirawat di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta. Sesuai instruksi Pj. Walikota kami akan memberangkatkan Rendi ke Jakarta dengan didampingi oleh tenaga kesehatan,” ujar Maryati.

Sementara Junaidi, menuturkan bahwa putranya sudah menderita sakit sejak lahir, selama ini biaya pengobatan yang digunakan untuk berobat anaknya juga berasal dari bantuan iuran warga sekitar.

Alhamdulillah,  selama ini kami dibantu oleh banyak pihak. Untuk berobat kami dibantu masyarakat tetangga di sini. Dan sudah ada perhatian dari Pemkot Metro. Kalau tidak, jangankan untuk berobat untuk hidup sehari-hari saja kami sudah berat,” tutur Junaidi. (igun)