Gubernur: Jaga Pembibitan Sapi di Lampung

06 Februari 2016 - 00:50:32 | 351 | BERITA DAERAH

 

DL/05022016/Terbanggi

---- Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mengaskan bahwa Feedloter di Lampung harus mulai melakukan pembibitan secara rutin, agar persediaan sapi di Lampung tetap terjaga dan meningkat. Ini dalam rangka mempertahankan Lampung sebagai lumbung ternak nasional.

"Untuk itu, dihimbau agar para Feedloter yang ada di Provinsi Lampung dapat melakukan kemitraan dan tidak hanya melakukan usaha penggemukan saja tetapi juga melaksanakan kegiatan pembibitan dan budidaya agar populasi sapi di Provinsi Lampung terus meningkat,”jelasnya.

Ini ditegaskan Ridho, disela menghadiri acara pelepasan Sapi Breeding sebanyak 3.330 ekor kepada petani binaan di PT. Great Giant Livestock (GGL) Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (4/2).

Dalam arahan Gubernur Lampung menjelaskan bahwa Provinsi Lampung merupakan salah satu Provinsi penyuplai ternak sapi potong untuk wilayah DKI Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Jawa Barat. Dimana terdapat sebelas Feedloter atau perusahaan Penggemukan Sapi Potong dengan kapasitas kandang 117.700 ekor.

Sementara itu Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Dessy Romas menjelaskan bahwa sejak Tahun 2012 hingga Januari 2016 kerjasama yang dilakukan antara Pemerintah, Petani dan Pihak GGL dalam rangka pembibitan dan budidaya sapi telah mencapai sekitar 13.771 ekor.

Diantaranya program penggemukan sapi lokal sebanyak 10.472 ekor, Perawatan Sapi Ex Breeding sebanyak 3.058 ekor dan Pembiakan Sapi Indukan sebanyak 241 ekor.

“Dari program tersebut, petani mulai merasakan manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan demikian diharapkan mulai tumbuh kelompok-kelompok tani tangguh agar usaha ini dapat terus dikembangkan di kelompok dan desa binaan baru,” jelasnya.

Bersamaan dengan kegiatan pelepasan sapi potong tersebut Gubernur Lampung turut mengkampayekan Gizi Produk Olahan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi protein hewani, seperti susu, telur dan lain-lain yang berpengaruh terhadap kesehatan dan kecerdasan.

“Dengan adanya peningkatan konsumsi berarti menambah peluang pasar produk peternakan di Provinsi Lampung, diharapkan produk yang dihasilkan memenuhi persyaratan Aman, Sehat, Utuh dan Halal", ujarnya.

Gubernur memberikan kesempatan kepada para peternak sapi untuk berdialog langsung terkait kendala dan tantangan yang dihadapi peternak sapi.

Dalam acara ini hadir Direktur Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian, Kedutaan Besar Australia, Eksportir Sapi di Australia, Kapolda Lampung, Pj. Bupati Lampung Tengah, serta Kepala SKPD terkait di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah. (R-01/fer)