Kepala Kampung Dibacok Mantan Kepala Kampung

20 Januari 2016 - 20:40:40 | 486 | BERITA DAERAH

 

DL/20012015/Waykanan

----- Untung nyawa Janwani (53) masih dapat diselamatkan, meskipun sudah mendapatkam lima tusukan di beberapa bagian tubuhnya yang vital. Kini Janwani masih menunggu keputusan apa yang kelak dijatuhkan hakim Pengadilan Negeri Blambangan Umpu kepada terdakwa Zulkifli (55).

Dalam persidangan yang dipimpin ketua Majelis Hakim  Abdul Hadi Nasution kali ini mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi antara lain Indrawadi, Sarwani, Gunawan dan saksi korban Janwani.

Dipersidangan kembali diceritakan oleh para saksi tentang kejadian yang menimpa saksi korban Janwani yang tak lain adalah kepala kampung Kiling-Kiling, kecamatan Negeri Besar, Way Kanan. Sementara terdakwa Zulkifli (55) adalah mantan Kepala Kampung Tiuh Baru Kecamatan Negeri Besar.

Di hadapan majelis hakim, Saksi korban menuturkan peristiwa itu terjadi saat ia bersama karyawannya ingin mengantarkan semen ke kebun Samsudin. Di perjalanan ia mampir di rumah Gunawan untuk menjadi penunjuk jalan mengantarkan ke kebun Samsudin.

Rumah Gunawan berdekatan dengan rumah terdakwa Zulkifli. Melihat saksi korban mampir ke rumah Gunawan pelaku menyapanya. Tetapi mungkin ada demdam lama sehingga terjadi cekcok mulut di depan masjid Tiuh Baru.

Terdakwa tersinggung dengan perkataan saksi korban, ketika saksi korban lewat reflek menampar terdakwa.

Saat itu dengan cepat pelaku menghujamkan pisau ke dada saksi korban. Tidak hanya satu tusukan, tetapi lima luka tusuk. Satu di dada kiri, dua di perut, satu di bawah ketiak dan satu di punggung.

Saat itu korban langsung dilarikan ke klinik Mulya Sari Kabupaten Tulang Bawang Barat. Karena luka korban sangat parah sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Muluk. Beruntung nyawa korban dapat diselamatkan.

Atas perbuatannya itu terdakwa harus menghadapi tuntutan Jaksa penuntut umum yang mendakwa melanggar pasal 351 KUHP yakni tindak penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun. (R-01/HR)