Kabupaten Hanya Pendamping Dinsos Provinsi Salurkan Bantuan

06 Januari 2016 - 08:59:02 | 753 | BERITA DAERAH


Dl/06012016/Pesawaran

----- Dinas social, tenaga kerja dan transmigrasi (Dinsosnakertrans) mencatat seluruh peristiwa yang terjadi selama 2015, ada 19 kasus bencana tanggap darurat. Menurut kepala bidang sosial dinas setempat Hendro Wiyadi di ruang kerjanya, Selasa (5/1)  peristiwa terbanyak adalah musibah kebakaran.

“Dari data yang masuk, tanggap darurat lainnya adalah kebanjiran dan puting beliung. Memang ada peningkatan untuk bencana tanggap darurat itu, khususnya bencana banjir di kecamatan Waylima dan kecamatan Punduh Pidada,” ungkap Hendro.

Hendro membeberkan, bahwa Disosnakertrans tidak mengusulkan dana bantuan untuk bencana tanggap darurat. Karena seluruh bantuan tanggap bencana darurat ini, sudah disiapkan oleh Dinas Sosial provinsi Lampung.

“Namun bantuan setiap bulan kita tetap usulkan, dan yang selama ini berjalan, bantuan untuk bencana tanggap darurat ini langsung dari provinsi. Jadi kita ke provinsi, ambil bantuan dan langsung kita serahkan kepada warga yang mengalami musibah, baik itu bencana alam maupun musibah kebakaran. Untuk 2015, bantuan yang ada sudah tersalurkan,” tuturnya.

Semua barang-barang bantuan ini, memang sudah disiapkan melalui Dinas Sosial provinsi Lampung. “Barang yang kita ambil telah kita laporkan, atas kejadian bencana tanggap darurat ini. Tahun 2016, tidak ada perubahan, masih sama dengan sebelumnya untuk bantuannya.” ujarnya.

Dan untuk bencana yang levelnya besar, diserahkan ke provinsi yang akan menangani, karena sudah sesuai dengan instruksi. Dan Disosnakertrans kabupaten hanya sebagai pemberi laporan. “Sebagai penyalur bantuan dan pendamping dari Dinas Sosial provinsi, untuk memberikan bantuan ini kepada warga,” jelasnya. (HK)