Cak Sul: Jamus Kalimosodo Tanpa Politik

20 Oktober 2015 - 22:28:42 | 1556 | BERITA DAERAH

 

DL/20102015/Lampung Timur

----- Rumah hati Lampung, yang beralamat di Dusun IV Margototo Kecamatan Metro Kibang Lampung Timur, tepatnya di kediaman Samsul Arifin yang akrab dipanggil cak Sul menggelar acara Ambengan dialog kebudayaan refleksi Muharam 1436 H.

Kali ini menghadirkan kepala layanan operasional BPJS wilayah Lampung Timur, Apra Hamsar Tifyan, dengan tema "Wasiat Aji BPJS" dengan tujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya kesehatan bagi masyarakat serta bagaimana masyarakat terutama dari golongan kurang mampu dapat menikmati pelayanan kesehatan yang memadai.

Acara yang dihelat rutin setiap bulan ini menampilkan berbagai topik tentang kesehatan dengan narasumber yang sudah ahli dibidangnya. Uniknya acara ini, pihak tuan rumah meramu acara dengan selingan musik perpaduan musik modern dan gamelan tradisional yang diberi nama Jamus Kalimusodo.

Diungkapkan Cak Sul selaku penyelenggara, kegiatan ini dilakukan tanpa ada unsur Politik di dalamnya. Kegiatan ini murni diskusi masyarakat dengan pakar-pakar kesehatan yang ada di Provinsi Lampung. " Acara ini tidak ada unsur Politik. Namun demikian, kami memasukkan unsur Agama di dalamnya hal ini agar kerukunan antar umat beragama senantiasa terjalin." jelas Cak Sul.

Lebih lanjut Cak Sul mengatakan, pada kegiatan kali ini pihaknya bekerjasama dengan BPJS Lampung Timur, hal ini dilakukan karena masih banyak masyarakat yang awam tentang pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan BPJS. " Kami mengundang seluruh masyarakat dan tidak memandang golongan, Agama dan status sosial lainnya oleh karenanya yang hadir ada pemeluk Agama Islam maupun Nasrani,"ungkapnya.

Sementara itu, kepala layanan BPJS, Apra mengatakan, jaminan kesehatan merupakan jaminan bagi masyarakat yang ikut menjadi peserta dengan membayar iuran. Dan BPJS ini menganut sistem gotongroyong. “Seluruh penduduk yang belum masuk sebagai peserta BPJS kesehatan paling lambat 1 Januari 2019," terangnya.

Lebih lanjut Apra mengatakan, kuota Lampung Timur sebanyak 24 ribu jiwa. “Dan kuota yang sudah terpakai mencapai 23 ribu kuota,“ tutupnya. (Igun)