Hippun Adat Tetapkan 7 Poin Kesepakatan

12 Oktober 2015 - 01:13:20 | 4023 | SENI & BUDAYA

DL/11112015/Liwa

---- Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo menghadiri acara Himpun Adat sekaligus peresmian Stadion Bumi Sekala Brak, Sabtu (10/10). Acara ini digelar di 2 tempat di Batu Brak dan Komplek Islamic Centre Liwa. Kegiatan ini merupakan bagian Festival Sekala Brak ke-2 yang digelar dalam rangkaian HUT ke-24 Kabupaten Lampung Barat.

Dijelaskan Karo Humas dan Protokol Bayana didampingi Kabag Humas Heriyansyah, acara dihadiri pejabat dari pusat, provinsi dan kabupaten. Dalam acara Himpun Adat hadir Ketua MPR-RI Zulkifi Hasan, Ketua Komisi Yudisial RI Suparman Marzuki, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, Kapolda Lampung Brigjen Pol. Edward Syah Pernong yang juga Sultan dari Kepaksian Pernong, Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Afrizal dan Anggota DPR-RI Dapil Lampung Sudin.

Acara juga dihadiri Bupati Lampung Barat Muchlis Basri, Bupati Lampung Tengah Mustafa, Bupati Pertama Lampung Barat Saleh Hakim Umpu Singa, Mantan Sekda Provinsi Lampung Irham Jafar Lan Putra serta tokoh masyarakat dan tokoh adat di Kabupaten Lampung Barat.

Hippun (Himpun) Adat adalah kegiatan musyawarah Tokoh Adat adat Sai Batin dalam merumuskan berbagai hal.  Baik yang terkait bidang adat dan budaya, maupun bidang pembangunan lainnya. Hasil kesepakatan Himpun Adat dapat menjadi salah satu masukan bagi Pemerintah Daerah, yakni dalam menetapkan kebijakan dan program/kegiatan pembangunan di daerah.

Diketahui, pada Himpun Adat pertama dirumuskan 7 poin Kesepakatan Adat, diantaranya adalah : menetapkan Festival Sekala Brak sebagai agenda tahunan dalam rangka memperingati hari jadi Lampung Barat. Selain itu  disepakati sebagai penghormatan kepada leluhur, maka nama-nama tokoh adat yang berasal dari Kerajaan Paksi Pak Sekala Brak diabadikan sebagai nama-nama jalan dan nama-nama  gedung Pemerintah Daerah Lampung Barat.

Kali ini Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan stadion Bumi Sekala Brak di Komplek Islamic Centre Liwa.

Gubernur Lampung juga menghadiri Karnaval Budaya Sekala Brak yang dipusatkan di Komplek Kantor Pemda, Way Mengaku, Liwa,  Lampung Barat. Karnaval Budaya ini sendiri terdiri dari 67 kontingen yang berasal dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah  Pertama, Sekolah Menengah Atas dan perwakilan Kecamatan yang berada di Wilayah Kabupaten Lampung Barat.

Festival Sekala Brak ke-2 ini juga diisi dengan Lomba Budaya, Bebandung, Lagu Lampung dan Tari Kreasi Lampung. Diadakan juga Eksebisi Motor Trail yang pesertanya menyentuh angka 800 peserta yang berasal dari daerah-daerah di Provinsi Lampung. Bahkan terdapat peserta yang berasal dari Salatiga, Jawa Tengah dan luar Provinsi Lampung lainnya. (her)