TNI Wujudkan Fungsi Sungai Ku

09 Oktober 2015 - 23:47:27 | 216 | TNI POLRI MEMBANGUN

DL/09102015/Bangka

---- Komitmen TNI untuk membangun negeri terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam berbagai kesempatan, terutama dalam Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD).

TMD ke-95, Kodim 0413/Bangka melakukan pengerukan dasar Sungai terpanjang di Pangkalpinang yakni Sungai Rangkui dengan mengerahkan 2 alat berat.

Komandan Kodim 0413/Bangka, Letnan Kolonel Uten Simbolon mengatakan bahwa pada TMMD tahun 2015 fokus utamanya pengerukan dan pemasangan cerucuk penahan tanggul Sungai Rangkui. "Pengerukan sungai di jantung Kota Pangkalpinang ini merupakan fokus utama kita pada TMMD tahun 2015,"Kata Uten Simbolon.

Di bawah terik matahari Uten menegaskan bahwa anggaran yang dikeluarkan untuk melakukan pengerukan dan pemasangan cerucuk penahan tanggul itu sebesar Rp.500 juta dari APBD Kota Pangkalpinang. "Anggaran dari APBD Kota Pangkalpinang sebesar Rp.500 juta," ucapnya.

Uten menambahkan pengerukan dasar sungai akan dilakukan menggunakan eksavator sedalam 2-3 meter sepanjang 2 kilometer, sedangkan untuk pemasangan cerucuk penahan tanggul sepanjang 1.000 meter.

"Kalau untuk pengerukan sepanjang 2.000 meter dengan kedalaman 2-3 meter sedangkan pemasangan cerucuk penahan tanggulnya sepanjang 1.000 meter. Ini akan berlangsung hingga 28 Oktober 2015." terang Dandim.

Setelah selesai pengerukan dan pemasangan cerucuk penahan tanggul akses nelayan menjual hasil tangkapannya langsung ke pasar ikan akan lebih mudah tidak seperti dulu saat sungai mengalami pendangkalan.

"Manfaatnya, nelayan sudah bisa merapatkan perahunya ke samping pasar ikan, kan kebetulan letak pasar ikan berdekatan dengan sungai," pungkas pria berpangkat dua melati tersebut.

Mengembalikan Sungai Seperti Dulu

Di tempat yang sama, Walikota Pangkalpinang, M Irwasnyah berharap melalui TMMD Ke-95 ini kondisi sungai di jatung kota Pangkalpinang kembali seperti dahulu kala."Ya kita harapkan sungai di jatung kota kita ini kondisinya seperti dahulu kala," harap Walikota muda ini.

Irwansyah menceritakan, dulu sebelum aktivitas penambang pasir timah merajarela kondisi sungai Rangkui bergitu indah airnya jernih, ekosistemnya banyak, semua perahu nelayan bisa keluar masuk ke sungai. "Dulu kondisinya tidak begini airnya jernih, biarpun bercampur dengan air laut," cerita Irwansyah.

Untuk itu, dia berharap dengan pengerukan dan pemasangan cerucuk penahan tanggul kondisi sungai dapat seperti semula, selain itu dampaknya dapat dirasakan nelayan. "Pasti, nanti perahu-perahu nelayan akan merasakan dampaknya seperti menurunkan dan menjual hasil tangkapannya tidak jauh, langsung berdekatan dengan pasar," ungkap Walikota.

Pemkot Pangkalpinang kembali akan melibatkan TNI dalam bedah 800 unit rumah untuk mewujudkan Pangkalpinang kota Sejahtera 2016. "Kita akan libatkan TNI bedah 800 rumah, untuk mewujudkan Kota Pangkalpinang Sejahtera 2016,"ajak pria berkacamata ini.

TMMD Ke-95 Kodim 0413/Bangka diikuti oleh 150 personil terdiri dari Kodim, Makorem, Polres dan Pemda.

Selain sasaran utama fisik yakni pengerukan dan pemasangan cerucuk penahan tanggul di Sungai Rangkui, ada juga sasaran non fisik seperti Penyuluhan PKK, Agama, Kesehatan, wawasan Kebangsaan, Pembinaan Mental, Ketahanan Lingkungan, Hukum dan Kamtibmas serta bahaya narkoba. (ril)