Andi : Tak Ada Lembaga Negara Kebal Audit BPK RI

04 Oktober 2015 - 23:14:30 | 895 | PARLEMENTARIA

DL/05102015/Jakarta

---- Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengkritik rencana Pemerintah untuk menurunkan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi. 

Agus sebelumnya juga meminta agar langkah Pemerintah untuk menurunkan harga BBM jangan hanya dijadikan sebagai ajang mencari popularitas. Pemerintah harus konsisten karena sudah ada keputusan untuk me-review harga BBM setiap enam bulan atau tiga bulan sekali. 

Sementara, PDI-P meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK RI) untuk melakukan Audit Investigatif terhadap BI. 

Anggota Komite IV DPD RI, Dr. H. Andi Surya mengatakan tidak ada lembaga-lembaga Negara yang kebal dari Audit BPK RI. "Audit BPK RI bertujuan untuk transparansi dalam penggunaan Anggaran Negara, oleh karenannya BI juga wajib diaudit jika diperlukan, agar rakyat tahu sampai sejauh mana BI efektif bekerja dalam mengamankan kepentingan moneter Nasional," tukasnya.

Anggota BAP DPD RI ini menilai bahwa UU BI kiranya perlu ditelaah lagi seiring dengan rencana DPD RI dan DPR RI mengajukan RUU Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK).

"Tidak hanya untuk kepentingan kinerja BI ke depan, namun juga agar UU yang terkait dengan moneter dan sistem keuangan dapat selaras sehingga efektif dalam mengendalikan masalah-masalah moneter di negeri ini," imbuhnya. (R y a n)