Yoga Tri: Lampung Punya Potensi Drummer Andal

16 September 2015 - 12:14:57 | 1913 | HIBURAN

DL/15092015/Bandarlampung

--- Perkembangan musik Indonesia yang naik turun dan kadang masuk pada musim kelesuannya, namun ada saja kegiatan untuk mengisi kekosongan iven. Seperti yang ditunjukkan oleh Lampung Drummers Community (LDC), komunitas para pemain drum di Lampung, Sabtu (12/9).

Memilih lokasi di Mall Kartini dilaksanakan Drummer Competition dengan bintang tamu Yoga Tri Herlambang, seorang drummer nasional yang saat ini menjadi endors artist milik produk drum Pearl.

Lebih dari 30-an drummer mulai dari kategori pemula, junior dan senior bahkan untuk kategori wanita, memeriahkan iven yang sangat jarang ditaja di daerah ini. “Ini sebuah kesempatan dimana Pearl sedang mempunyai program untuk tur ke beberapa kota di Indonesia. Nah ketika info itu kami komunikasikan maka dipilih Lampung sebagai perjalanan pertama Yoga cs,” kata Anwar Mussadad, sebagai penanggungjawab iven ini, saat itu.

Penampilan yang luar biasa dalam lomba drummer semacam ini memang langka disaksikan khalayak umum. Satu hari penuh lantai 4 Mall Kartini gegap gempita oleh pemukul-pemukul drum. Yang akhirnya malam hari diumumkan para pemenangnya.

Juara-juaranya kali ini, kategori Senior (1) Kenny (2) Gilang (3) Viona. Kategori Rokiee (1) Bintang (2) Michael dan (3) Matthew. Sedangkan untuk Junior juara 1 Jojo (2) Yezki dan (3) Arsy. Satu kategori lagi untuk Female dimenangkan Elin, disusul Viona dan Najwa.

Yoga Tri Herlambang berharap iven seperti ini tidak berhenti begitu saja, sebab Lampung sangat potensial melahirkan drummer andal berkelas. “Saya pribadi yakin bahwa Lampung ini potensial melahirkan bakat-bakat luar biasa, yang akan mampu menjadi drummer andal. Asal dukungan dari semua pihak juga sinergi,” katanya.

Melihat perkembangan yang demikian ini menurut Yoga menjadi sebuah modal utama bagi daerah ini untuk menjadi pijakan bagi para drummer menapak naik. “Kami sangat bahagia melihat iven ini didukung oleh para orang tua peserta yang sejak siang hingga malam sabar menunggui anaknya lomba. Ini bukti dukungan utama dari keluarga, modal lho itu.” Kata Yoga.

LDC, kata Yoga jangan sebatas kumpul saja namun harus mempunyai program peningkatan prestasi yang jelas terutama bagi yang masih kategori anak-anak harus banyak dibimbing yang senior. “Saya berharap teman-teman jauh lebih kreatif lah. Sekarang bisa akses semua media khusus di dunia maya, ilmu ada dimana-mana sehingga harus bisa digapai dengan positif,” ungkap YTH. (Adi/Sapto)