Jajuli: Pemuda Mulai Kehilangan Nilai Kebangsaan

15 September 2015 - 09:40:21 | 1458 | PARLEMENTARIA

DL/15092015/Jakarta

----- “Pemuda adalah harapan masa depan bangsa Indonesia, oleh karena itu perlunya peranan mahasiswa dalam berbagai aktivitas kepemudaan yang memiliki orientasi terhadap pemahaman dan penanaman nilai-nilai kebangsaan,” ujar Anggota DPD/MPR RI, Senator Ahmad Jajuli di Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Lampung dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar, Kamis (20/8).

Di depan Forum Bakti Pertiwi Lampung, Senator DPD RI, Ahmad Jajuli juga menjelaskan pentingnya saat ini seluruh elemen masyarakat turut serta menjaga nilai-nilai perjuangan bangsa, melihat kondisi bangsa Indonesia yang saat ini seperti kehilangan nilai-nilai budaya dan akar kebangsaannya.

“Dalam dunia pendidikan misalnya, siswa-siswi yang merayakan kelulusan dengan mencoret-coret seragam atau budaya perploncoan siswa baru. Hal ini adalah ciri-ciri masyarakat kita mulai kehilangan nilai-nilai kebangsaan,” tuturnya.

Salah satu kegiatan untuk menghidupkan kembali nilai kebangsaan di kalangan pendidikan adalah kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaaan. “Empat Pilar Kebangsaan ini adalah modal untuk kekokohan bangsa Indonesia,” tegas Ahmad Jajuli.

Pada kesempatan tersebut pula, Ahmad Jajuli mengajak seluruh peserta sosialisasi empat pilar kebangsaan untuk turut bersama-sama menjadi contoh kebaikan bagi masyarakat. Dimulai dari diri sendiri menjadi contoh untuk kemudian mengajak keluarga dan lingkungan sekitar untuk turut mensosialisasikan nilai kebangsaan di dalam masyarakat.

Dalam kesempatan berdialog dengan audiens, audiens menunjukkan antusiasme yang positif akan adanya kegiatan tersebut. Berbagai masukan yang dapat ditangkap antara lain adalah masyarakat memandang masih perlunya peranan pemerintah pusat yang lebih intensif untuk mendukung program-program yang memiliki orientasi kepemudaan.

Senator Ahmad Jajuli pun menanggapi dialog tersebut dengan baik dan mencatat serta akan berusaha menyampaikan ide dan gagasan Forum Bakti Pertiwi untuk disampaikan pada pemerintah pusat dan pihak berwenang lainnya. (Ryan)