Pesan Penting Pak Najib Untuk Festival Krakatau

30 Agustus 2015 - 02:04:27 | 1130 | PARIWISATA

DL/30082015/Bandarlampung

---- Provinsi Lampung memiliki berbagai potensi pariwisata baik wisata alam seperti Gunung Krakatau dengan keindahan alamnya, Teluk Kiluan dengan lumba-lumba, juga Tanjung Setia yang merupakan surga bagi para peselancar dunia. Lampung juga terkenal dengan sekolah Gajah di Way Kambas. Demikian juga dengan keindahan pantainya.

Provinsi Lampung dengan penduduknya dari berbagai suku di Indonesia juga kaya akan budaya dan adat istiadat dan lantas ada yang sering menyebutnya dengan Indonesia mini, karena sangat heterogennya suku dan budaya Lampung.

Demikian disampaikan Sekretaris Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi mewakili Gubernur Lampung dalam sambutannya pada Jamuan makan malam Duta Besar RI untuk Australia, Sabtu malam (29/8 ) di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung.

Jamuan makan malam yang dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Australia, Najib Rifat Kusuma, Prof. Margaret warga Australia peneliti budaya Lampung dan penemu alat musik Gamolan, hadir juga Ketua Tim Penggerak PKK, Yustin Ridho Ficardo.

Deputi Badan Ekonomi Kreatif, Boy Brawi, Sekretaris Konsulat Kemenlu, Ayu Larasati, Asisten Deputi Kebudayaan Kementerian Pemberdayaan dan Kebudayaan, Herbin Manuhuruk dan H. Muhammad Toha ayahanda M.Ridho Ficardo juga mampak hadir dalam jamuan itu.

Dubes RI untuk Australia, Najib Rifat Kusuma yang juga Alumni SMA N I Bandar Lampung dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan di Lampung sangat pesat, baik secara fisik maupun pembangunan budaya dan industri kreatif yaitu dengan pelestarian karya seni warisan leluhur  berupa kain Tapis juga produk kreatif lainnya antara lain sulam usus.

Disamping itu gelagat pembangunan pariwisatanya juga semakin nampak serius yaitu dengan dibangunnya beberapa hotel dan tempat pariwisata lainnya. Masih menurut Najib, Minggu pagi akan dibuka Festival Krakatau yang merupakan agenda tahunan Provinsi Lampung.

"Saya mengingatkan penyelenggaraan Festival Krakatau tidak hanya berhenti setelah dilaksanakan, namun kedepan bagaimana cara menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk berkunjung dan berlama-lama tinggal di Lampung," kata Najib.

Meski hanya sekelumit, namun pesan Najib ini seperti menohok Pemprov Lampung, khususnya Dinas Pariwisata.  Ini mengisyaratkan bahwa Festival Krakatau jangan hanya seremoni tahunan yang tidak menghasilkan apapun bagi provinsi Lampung, karena festival ini sudah berlangsung belasan kali, dan semestinya sudah mampu mengakar bagi wisatawan manca Negara maupun domestic.

Sementara itu Kepala Bapeda Provinsi Lampung, Taufik Hidayat menyampakan potensi alam Provinsi Lampung baik di bidang Pertanian,  Pariwisata maupun Pertambangan khususnya panas bumi sebagai sumber energi.

Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Lampung Sumarju Saeni menggambarkan bahwa suasana jamuan makan malam yang diiringi oleh Pemprov entertainment menambah suasana akrab penuh dengan persahabatan  dan kekeluargaan.

Malam itu juga hadir staf perwakilan dari Kemenlu, Kemenparekraf, Kemendagri, Kemenko Maritim dan Kementerian Pemberdayaan dan Kebudayaan. (R-02/Smj)