X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Paslon Wakot Metro Sepakat Damai

  • dibaca 1258 kali

    DL/29082015/Kota Metro

    Kapolda Lampung Brigjen Edwarsyah Pernong meminta kelima pasangan calon (paslon) agar tidak berlebihan ketika berkampanye. Imbauan yang disampaikan pada pemilukada damai di Lapangan Samber, Jumat (28/8) sebagai upaya menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan ketika berlangsungnya kampanye.

    Kapolda berharap, paslon tidak melaksanakan konsep kampanye yang terlalu berlebihan sehingga dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Jika ingin melakon itu harus melakoni, sambung kapolda, artinya harus mengendalikan diri yang dibarengi dengan tirakat.

    "Kalau mau disimak dari wejangan ini, jadi pemimpin itu harus bisa mengendalikan diri, karena jika nantinya berhasil jadi pemimpin yang dipimping itu rakyat. Walapun harus mengenalkan diri kepada masyarakat, tetap harus mengedepankan kesantunan, ketertiban, dan aturan yang berlaku," paparnya .

    Pilkada Damai ini, lanjut Kapolda, adalah sebuah itikad baik dari semua yang terlibat pada pemilukada untuk melaksanakan pemilukada dengan atmosfir yang damai. Ditambah dengan banyaknya calon di Kota Metro membuktikan tingginya partisipasi warga Metro yang ingin menuangkan pemikiranya merubah Kota Metro kedepan lebih baik.

    "Kegiatan kita ini masuk dalam satu mata rantai pilkada serantak di 269 daerah. Nah, tidak boleh ada satu mata rantai yang stagnan, karena membawa nama baik Kota Metro di kancah nasional. Jadi apa yang telah di deklarasikan para calon harus dijawab dengan perbuatan, bukan hanya diucapkan. Walaupun banyak nuansa berbeda dari setiap calon pada kontestasi pemilukada yang akan kita sampaikan kepada rakyat, namun kita harus menjaga kedamain. Tidak ada masalah dengan keberagaman, karena yang memperkuat bangsa Indonesia adalah keberagamannya,"tegasnya.

    Ia menambahkan. kehadirnya secara langsung di Kota Metro adalah bentuk tanggungjawabnya sebagai Kapolda Lampung yang mengelola keamanan di Provinsi Lampung. Pasalnya, ia ingin membuktikan sendiri seperti apa kondisi keamanan di Kota Metro.

    "Saya tidak pernah bisa menilai sesuatu berdasarkan laporan. Tetapi saya menilai dengan apa yang saya lihat dan saya rasakan. Dan yang saya lihat dari paslon di Kota Metro, insyallah pemilukada di Metro akan berlangsung aman dan damai," paparnya. 

    Dalam Kesempatan yang sama, Ketua KPU Provinsi Lampung Drs. Nanang Trenggono mengatakan, Kota Metro akan menjadi salah satu perserta pada Pemilukada serentak dari 269 daerah di Indonesia. Sehingga jika memperoleh keberhasilan atau persoalan, akan mempengaruhi Pemilukada secara nasional.

    "Proses demokrasi bukan berjalan dengan tiba-tiba, tetapi konsepnya lerning by doing. Jadi harus belajar dari Pemilukada sebelumnya. Persoalan yang pernah terjadi jangan terulang lagi," harapnya.

    Ia pun mengimbau agar seluruh paslon bisa bekerjasama terkait penyebaran Alat Peraga Kampanye (APK), karena berdasarkan PKPU No 7 Tahun 2015 APK diproduksi oleh KPU. "Saya masih melihat ada baliho yang terpampang besar di pusat kota, saya harapkan bisa segera diturunkan," pintanya.

    Selain APK, ia juga meminta kepada paslon yang berstatus PNS, DPR, DPRD, TNI, dan Polri dapat segera menyerahkan surat pemberhentian sebagaimana waktu yang telah ditetapkan. Dimana KPU telah memberikan batas waktu selama 60 hari setelah pasangan ditetapkan sebagai calon.

    "Ada banyak kegiatan yang bisa membuat paslon tidak memenuhi syarat. Artinya sebelum melakukan kampanye sebaiknya paslon berkoordinasi dengan tiga lembaga, yaitu KPU, Panwas, dan Kepolisian. Jadi semua materi harus diberitahukan kepada tiga lembaga ini. Karena Kepolisiian bisa saja membubarkan kampanye akbar jika dirasa mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Saya harap pemilukada di Metro bisa berlangsung aman, damai, dan tertib aturan," tutupnya.

    Hal senada juga diungkapkan oleh, Pj Walikota Metro Chrisna Putra menurutnya, Kota Metro hanya seluas 68 meter persegi dan di topang 5 polsek, namun calon di Kota Metro paling banyak di Provinsi Lampung, dan itu berkat kerja keras KPU Kota Metro. Pihaknya pun menyambut baik dengan banyaknya paslon di Kota Metro, yang tentunya akan membawa banyak pemikiran baru serta mencerdaskan warga Kota Metro.

    "Saya berharap bagi tim sukses dan para pemilih bisa bersama menjaga keamanan Pemilukada di Kota Metro. Sehingga bisa menjunjung tinggi semua ketentuan, peraturan, juga menjaga keindahan Kota Metro. Baik pada tahapan kampanye hingga pencoblosan nanti," tandasnya. (Igun)

     

  • Berita Terkait

  • Produksi Beras Kota Metro Lampui Target

    Herman Serahkan dana Desa

    Polri Perlu Tambah personil Brigadir

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar