Pemudik Paling Banyak Menderita ISPA

15 Juli 2015 - 14:09:44 | 58725 | KESEHATAN

DL/15072015/Bandarlampung

Posko kesehatan Provinsi Lampung melaporkan bahwa dari berbagai keluhan kesehatan yang dialami para pemudik yang ditangani Posko kesehatan menunjukkan bahwa angka penderita sesak nafas (ISPA) sementara cukup tinggi, yakni ada 34 penderita. Ini hanya selisih sedikit dengan penderita Chepalgia (32) dan Hipertensi (24).

Data ini diperoleh dari rilis Dinas Kesehatan Lampung yang membentuk Posko Kesehatan di sepanjang jalan yang dilalui pemudik di rovinsi Lampung.

Posko pelayanan ada 63 Posko yang akan buka selama 16 hari (H-7 s.d H+7) diantaranya Posko yang didirikan Provinsi berada di pelataran parkir Hotel Nusantara (Begadang V), Jl. Raya Soekarno - Hatta, Kali Balok, Antasari, Bandar Lampung berupa Pelayanan Pijat Akupressure dan Akupunktur pada jam 09.00 - 15.00 WIB serta memberdayakan RS Keliling (Mobile Clinic) untuk mendukung posko pelayanan yang ada.

Posko Pelayanan Pijat Akupressure dan Akupunktur ini bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan akibat kelelahan dalam perjalanan mudik, dengan petugas sebanyak 4 orang, 1 orang petugas Puskesmas yang sudah dilatih, 2 orang terapis akupressure, dan 1 orang dari PAKSI (Persatuan Akupuntur Seluruh Indonesia) serta didampingi dan diawasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung serta dokter dari Rumah Sakit Abdul Moeloek.

Persyaratan pasien yang dapat diberikan layanan pijat akupressure dan akupunktur ini antara lain berusia diatas 12 tahun, tidak dalam keadaan hamil,  tidak menderita penyakit kelainan pembekuan darah, tidak sedang mengkonsumsi obat pengencer darah, tidak dalam kondisi gawat darurat, tidak sedang membutuhkan tindakan operasi, tidak sedang menderita tumor ganas, tidak sedang dalam kondisi terlalu kenyang atau terlalu lapar, tidak menderita penyakit infeksi dan kadar gula < 200 mg/dl.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung juga melaksanakan kegiatan pemantauan Posko 3 kali dalam sehari dengan menggunakan Ambulance. Laporan juga kami sampaikan ke Kementerian Kesehatan RI di Jakarta secara online setiap hari pada jam 8 pagi.

Koordinator posko kordinator kesehatan : Wayan Ariawati, SKM.,M.Kes [081279428911], dr. Lusi Darmayanti, MPH  [085269086644], Aprian, S.Kep  [08127934943].

Ada 62 Posko yang tersebar di 15 Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung sepanjang jalur mudik. Dinas Kesehatan Kab/Kota bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan kegiatan, baik Puskesmas yang terletak di jalur arus mudik/balik maupun Puskesmas lain yang diperbantukan termasuk RS Pemerintah dan Swasta di wilayah kerjanya.

Berikut Resume Laporan Posko s.d 14 Juli 2015:

No

PENYAKIT

JUMLAH

RAWAT JALAN

RUJUK

 

Puskes

RS

 

1.

ISPA

34

34

 

 

 

2.

Chepalgia

32

32

 

 

 

3.

Hipertensi

24

24

 

 

 

4.

Gastritis

22

22

 

 

 

5.

Hipotensi

15

15

 

 

 

6.

Obs Febris

7

7

 

 

 

7.

Myalgia

6

6

 

 

 

8.

Diare

4

4

 

 

 

9.

Dermatitis

2

2

 

 

 

10.

Sakit Gigi/ Gingivitis

2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAKALANTAS

 

 

 

 

 

1.

Cedera Ringan-Sedang

33

28

5

 

 

2.

Cedera Berat

3

 

 

3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Deteksi dini gangguan kesehatan pada supir Bus Angkutan Umum yang berada di lokasi dengan melakukan pengendalian faktor risiko dalam rangka menurunkan angka kesakitan, kecacatan, fatalitas  dan kematian akibat kecelakaan lalu lintas pada situasi khusus (masa mudik lebaran, natal, dan tahun baru) berupa pemeriksaan faktor resiko penyakit tidak menular dengan melakukan pemeriksaan amfetamin melalui urine, pemeriksaan alkohol melalui nafas, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan hipertensi (pengukuran tekanan darah dan refleks).

Pelaksanaan kegiatan pada 13 Juli 2015 kemarin dengan hasil pemeriksaan pada 39 orang pengemudi dengan kesimpulan: Tidak ditemukan yang memakai amfetamin (tes urine negatif), Tidak ditemukan yang memakai alkohol (tes nafas negatif), 21 orang pengemudi dinyatakan Layak.

Dari 18 orang pengemudi dinyatakan layak dengan catatan: 5 orang dengan gula darah tinggi, 12 orang dengan darah tinggi, 1 orang (gula darah tinggi dan tekanan darah tinggi).

Melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Keamanan Pangan di Sarana Distribusi Pangan Menjelang Hari Raya Idul Fitri di Kota  Bandar Lampung dan Kabupaten Pringsewu. Pengawasan meliputi Masa Kadaluarsa, Registrasi/terdaftar (ML, MD, P-IRT), Kondisi Produk Pangan (Perubahan testur dan warna), Kemasan Pangan (Kemasan rusak, robek, kaleng penyok , dll), serta Pelabelan Pangan. Kami juga menyarankan kepada pemilik toko agar produk pangan yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena  kadaluwarsa, perubahan tektur, kemasan  yang bocor/robek/pecah/penyok, harus disingkirkan dan tidak diperjualbelikan, tidak memasok makanan yang belum mempunyai izin edar dari Dinas Kesehatan Kab/Kota (SP-PIRT) dan dari BPOM (MD & ML), tidak memasok produk pangan yang tidak mempunyai label & tanggal kadaluarsa, tidak memasok makanan dalam kemasan  yang izin edarnya masih SP.

Tips Gemes (Gerakan Mengemudi Sehat)

Siapkan fisik yang sehat dan prima sebelum mudik.

Gunakan masker dan lindungi diri anda dari asap, debu dan polusi..

Cuci tangan pakai air sabun dan air mengalir sesering mungkin.

Konsumsi makanan dan minuman yang bersih dan layak, perbanyak makan buah dan sayur.

Tidak memakai narkoba atau minuman keras ketika mengemudi.

Tidak buang air kecil/besar sembarangan gunakan dan jaga toilet umum agar bersih, sehat, dan nyaman serta buang sampah pada tempatnya.

Beristirahat tiap 4 jam perjalanan, jangan memaksakan mengemudi bila lelah/mengantuk. Manfaatkan posko kesehatan atau tempat istirahat untuk bisa melakukan olah raga kecil dan bisa melakukan gerakan relaksasi khususnya kaki, tangan dan leher.

Jangan lupa  membawa obat-obatan sederhana antara lain obat anti diare, obat sakit kepala, obat anti alergi, obat anti mual-muntah khususnya untuk mencegah mabuk perjalanan serta obat sakit maag.

Jangan lupa membawa obat2 rutin dikonsumsi untuk penderita penyakit kronis misal penderita kencing manis, hipertensi, penderita asma, kolesterol tinggi dan asam urat.

Disiplin dan patuhi rambu - rambu lalu lintas. Kurangi kecepatan kendaraan anda saat turun hujan/cuaca buruk. Waspada kondisi jalan sempit, bergelombang atau rusak. Periksa kondisi kelayakan kendaraan Kendaraan tidak melebihi muatan dan tidak menyalahi peruntukan kendaraan (pilihlah kendaran yang tepat).

Berhati-hatilah dan selalu waspada agar terhindar dari kejahatan selama dalam perjalanan.

Tips Menolong Orang Pingsan

Mengembalikan kesadaran dengan bau-bauan yang menyengat seperti minyak wangi, minyak angin, dan lain-lain.

Jika wajah orang yang pingsan pucat maka sebaiknya badan lebih tinggi dari kepala dengan disanggah sesuatu agar darah dapat mengalir ke kepala korban.

Jika wajah orang yang pingsan itu merah maka sanggah kepalanya dengan bantal atau sesuatu agar darah di kepalanya bisa mengalir ketubuhnya secara normal.

Apabila korban pingsan muntah, maka sebaiknya miringkan kepalanya agar muntah orang itu bisa keluar dan jalur pernafasan lancar kembali.

Jika orang pingsan sudah sadar, bisa diberi minum.

Apabila korban tidak sadar dan membaik maka bawa ke pusat pelayanan terdekat.

Perhatikan orang lain di sekitar korban, jangan sampai harta benda milik korban raib digondol maling. (Ril/RB-02)