Penutup Safari Ramadhan 2015 ke Barat

14 Juli 2015 - 05:45:42 | 270 | BERITA DAERAH

DL/14072015/Bandarlampung

Dua tim safari ramadhan dari pemerintah provinsi Lampung, yakni tim 2 dan 3 menyusur ke kabupaten di wilayah Barat, yakni di Lampung Barat dan di Pesisir Barat.

Setelah hampir satu bulan melakukan safari ramadhan di 15 kabupaten dan kota wilayah Provinsi Lampung, tim safari ramadhan Pemerintah Provinsi Lampung beserta Unsur Fokorpimda  Lampung merampungkan kegiatan safari ramadhan di dua tempat pada Senin (13/7).

Tim III yang dipimpin Staf Ahli Bidang Pembangunan, Zaini Nurman melakukan safari ramadhan di Kantor Bupati Pesisir Barat, sedang Tim II yang dipimpin Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri di Kabupaten Lampung Barat, tepatnya di Masjid Al-Falah Kecamatan Sumberjaya.

Dalam sambutannya Wakil Gubernur mengatakan dewasa ini Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Lampung giat melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan di berbagai aspek kehidupan, yang bermuara pada satu tujuan, yaitu untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Sedangkan titik berat pembangunan, diprioritaskan kepada peningkatan kualitas infrastruktur pertanian, jalan, jembatan, penyebrangan, penerbangan, energi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Wakil Gubernur menambahkan bahwa tahun ini, Pemerintah Pusat telah menganggarkan dana desa melalui APBN sebesar Rp.36 miliar lebih untuk membiayai belanja pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Lampung Barat, diharapkan dapat menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi akan melaksanakan program desa listrik, mengingat terdapat 15.000 desa di Indonesia yang belum teraliri listrik. Salah satu upaya yakni dengan dilaksanakannya groundbreaking pembangunan pembangkit PLTP Ulubelu III dan IV di Kabupaten Tanggamus.

Kabupaten Lampung Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi listrik, yakni berupa pembangkit listrik tenaga panas bumi (geo thermal) yang berada di Suoh dan Sekincau dengan asumsi potensi sebesar 660 MW. Selain 2 lokasi tersebut Universitas Lampung mencatat ada potensi panas bumi di 3 lokasi, yaitu di Kecamatan Belalau 25 MW, Bacingot 225 MW dan Fajar Bulan dengan potensi 100 MW.

"Mengingat besarnya potensi tersebut, maka baik pemerintah pusat, Provinsi dan Kabupatem harus bersinergi untuk melaksanakan program/kegiatan guna memaksimalkan potensi geothermal tersebut, sehingga daerah Lampung, khususnya Lampung Barat tidak mengalami defisit listrik," ujar Bachtiar Basri.

Dalam kegiatan selama ini Pemerintah Provinsi Lampung beserta Unsur Fokorpimda telah memberikan sejumlah paket bantuan yang diserahkan kepada pengurus masjid atau pondok pesantren maupun anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa. Tidak terkecualinya di Kabupaten Lampung Barat.

Hadir pada kegiatan Safari Ramadhan di Kabupaten Lampung Barat ini Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung; Kherlani, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Paryanto, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Edi Sudarno, Kepala Badan Penangulangan Bencana Sobri, Kepala Badan PP dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung Dewy Budi Utami, Kepal Dinas Perkebunan Edi Yanto, Kepala Biro Organisasi Ali Zubaidi, Kepala Biro Perekonomian Fachrizal serta Bupati Kabupaten Lampung Barat Mukhlis Basri serta Unsur Forkopimda Kabupaten Lampung Barat dan para tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat. (Smj)