Kesadaran Berzakat Baru Sebatas Fitrah

09 Juli 2015 - 23:05:44 | 243 | BERITA DAERAH

DL/09072015/Gedungtataan

Ketua umum Masjid Ar-Royyan Gedungtataan, Pesawaran, Ustd Haris Alhamdani mengatakan bahwa  kesadaran masyarakat Indonesia dalam berzakat baru sebatas pada zakat fitrah saja. Sedangkan untuk zakat Mal yang diperoleh dari kekayaan belum dilaksanakan secara maksimal.

Ini diungkapkannya dalam pembentukan panitia Badan Amil Zakat Fitrah di masjid besar kebanggaan masyarakat Pesawaran itu, Selasa (7/7). “Mudah-mudahan tahun ini tingkat kesadarannya untuk membayar zakat Mal meningkat,” kata Haris.

Sementara ketua harian Masjid Ar-Royyan, Sugeng, berharap kali ini pemerntah Kabupaten Pesawaran mendukung penuh melalui aparat-aparatnya. “Kami berharap para kepala Satker dan staf di Pesawaran akan membayar Zakat Mal di masjid Ar-Royyan,” katanya.

Sugeng menjelaskan bahwa manajemen masjid ini dibuat sangat transparan dan mudah untuk dicek siapapun. “Mulai hari ini masyarakat sudah dapat membayar Zakat lewat panitia di masjid ini.” Tambahnya.
Menurut Sugeng, jika para kepala Satker membayar Zakat Mal nya di Masjid ini, Bupati akan mudah melihatnya siapa saja pejabat yang telah membayar zakat Mal.

Untuk diketahui, tahun ini Zakat Fitrah dalam bentuk uang senilai Rp 22.500 perorang, jika dalam bentuk beras seperti aturan yang ada senilai 2,5 Kg perorang. (Her)