Waduh, Masih Ada Oknum DPRD Hina Profesi Wartawan

26 Juni 2015 - 01:42:23 | 270 | BERITA DAERAH

DL/26062015/Pesawaran

--- Seorang anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kabupaten Pesawaran dari partai Golkar telah membuat hampir semua telinga wartawan yang meliput sidang paripurna LKPJ Bupati Pesawran di gedung dewan setempat, Kamis (25/6).

Pasalnya, anggota dewan yang terhormat itu justru meruntuhkan predikat keterhormatannya, dengan mengeluarkan pernyataan yang diluar dugaan, dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan sidang paripurna itu sendiri.

Yusak, demikian seorang anggota dewan itu, saat memberikan pandangan umum partainya tiba-tiba mengeluarkan kalimat minor kepada wartawan, lantaran dia mendapati sebuah DPA yang sudah berjalan namun belum ditanda tangani kabag Keuangan Pemkab Pesawaran, Yosa Rizal.

“Coba wartawan… tulis berita ini,,! Kalau nggak, keluar dari ruangan sidang DPRD ini,” teriaknya lantang sambil menunjuk ke salah satu awak media yang meliput sidang tersebut.

Sontak pernyataan itu membuat terhenyak semua yang hadirdi ruangan itu. Bahkan ada seorang berpakaian PNS menggerutu atas sikap anggota dewan itu. PNS yang enggan ditulis jatidirinya itu mengatakan bahwa oknum itu memang sudah banyak berubah sikapnya, karena setiap pembahasan dia selalu arogan dan temperamental, terkesan ingin dihormati oleh semua orang.

"Seperti sudah gagah sendiri. Atau mungkin biar dihormati oleh rekan lainnya karena dia sudah dua periode jadi anggota DPRD kali ya," Sindirnya.

Sementara itu Ketua PWI Pesawaran Erdanizar mengecam sikap dan perilaku Yusak ini. Menurutnya sudah seperti halnya seorang preman jalanan, tak sepatutnya seorang anggota legislatif berkata seperti itu. "Sikap anggota DPRD ini sangat tidak terpuji, telah melanggar Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999," tegasnya.

Ia menegaskan bahwa oknum itu memang kurang mampu membangun komunikasi yang baik dengan wartawan. Menurutnya, ini pelecehan. "Ingat, wartawan juga bekerja dibawah amanat Undang-Undang. Sama dengan DPRD, hanya beda fungsi saja, dan ucapan Yusak tersebut sudah masuk tindakan tidak menyenangkan, kemungkinan besar dalam waktu dekat kami akan melaporkankannya ke pihak yang berwajib dan meminta Yusak meminta maaf di depan publik," imbuhnya. (R-01/TZ)