X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Pringsewu Kebagian Dana Desa Rp34 M

  • dibaca 2525 kali

    DL/23062015/Pringsewu

    Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo menegaskan bahwa pembangunan desa harus direncanakan dengan baik dan harus menyentuh kebutuhan riil masyarakat desa, sehingga pembangunan yang dilakukan di kawasan pedesaan dapat membumi dengan masyarakatnya.

    Ini disampaikan dalam sambutan yang dibacakan Asisten Gubernur Bidang Umum, Hamartoni, sesaat sebelum dilakukan sosialisasi Dana Desa oleh Kementerian Keuangan RI, di Aula kantor Bupati Pringsewu, Selasa (23/6).

    Hadir dalam acara tersebut Bupati Pringsewu Sujadi, Sekretaris Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Ahmad Yani, Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI, Marwan Cik Asan, Asisten Bidang Umum Pemerintah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis, Kepala Biro Humas Keuangan Kementerian Keuangan Elis Fatimah, para Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu Handitya Narapati serta Kepala SKPD, Camat dan Kades di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

    Lebih lanjut Gubernur Lampung mengatakan bahwa pembangunan daerah perlu memberikan perhatian khusus kepada daerah yang relatif miskin dan terbelakang, daerah padat penduduk dan daerah sangat kurang penduduk, daerah transmigrasi, daerah kepulauan terpencil, serta daerah perbatasan. Untuk itu, pembangunan prasarana dan sarana ekonomi dan sosial perlu ditingkatkan secara lebih merata ke seluruh wilayah.

    Pemerintah menyadari akan pentingnya pembangunan desa. Berbagai bentuk dan program untuk mendorong percepatan pembangunan kawasan pedesaan telah dilakukan oleh pemerintah, namun hasilnya masih belum signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

    Dalam upaya  pemberdayaan masyarakat desa, Pemerintah mengeluarkan dana desa yang diperuntukan bagi seluruh desa di Indonesia tanpa terkecuali Provinsi Lampung.

    Prioritas penggunaan Dana Desa untuk pembangunan Desa dialokasikan untuk mencapai tujuan pembangunan Desa yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan, melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana Desa, pengembangan potensi ekonomi lokal dan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

    Gubernur menjelaskan bahwa dana desa setiap Kabupaten dihitung berdasarkan jumlah desa dan dialokasikan secara berkeadilan berdasarkan alokasi dasar dan alokasi lainnya (seperti jumlah penduduk, angka kemiskinan dan seterusnya).

    “Alhamdulillah, untuk Provinsi Lampung besaran dana desa mencapai Rp684,727,653,000 diperuntukan bagi 2.435 desa di 13 Kabupaten. Melalui kesempatan yang baik ini, saya mengharapkan agar pelaksanaan dan penggunaan Dana Desa di Provinsi Lampung dapat digunakan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, sehingga dana tersebut dapat tepat sasaran.” Kata Gubernur Lampung.

    Pada kesempatan yang sama Sekretaris Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Ahmad Yani mengatakan, untuk saat ini Kabupaten Pringsewu mendapatkan dana desa sebesar Rp.34 miliar yang akan disalurkan untuk 126 desa di Kabupaten Pringsewu. Sedangkan dana ini nantinya akan digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

    Pada kesempatan tersebut Wakil Ketua Komisi 11, Marwan Cik Hasan yang juga mantan Ketua DPRD Provinsi Lampung dalam arahannya mewanti-wanti kepada kepala Desa agar banyak belajar masalah penataan keuangan supaya tidak menimbulkan masalah. “Kepada para pejabat terkait di tingkat Kabupaten/Kota maupun Provinsi jangan segan-segannya meningkatkan pengetahun dan ketrampilan kepada perangkat desa khususnya di bidang administrasi keuangan.” Pesannya. (R-01/Smj)

     
  • Berita Terkait

  • Tim II Gencar Konsultasi Publik Jalan Tol

    Kronologis Peristiwa Bentrok di Rawa Jitu

    Empat Lifter Lampung ke Hongkong

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar