X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Warga Grebek Rumah Kontrakan Oknum Pegawai Kejari

  • dibaca 3331 kali

    DL/12062015/Kota Metro

    Puluhan Warga dan ketua Rukun Tetangga (RT), Saher, menggrebek rumah kontrakan oknum pegawai Kejaksaan Negeri Lampung Timur yang bernama, Noprianto Sinaga di jalan Cempaka no 19 RT25, RW 06 Kelurahan Tejoagung Metro Timur, pada Selasa (9/6) sekira pukul 22.30 wib.

    Kepada detiklampung.com, Ketua RT Saher menceritakaan, penggrebekan rumah kontrakan oknum pegawai Kejaksaan itu berawal kecurigaan warga terhadap aktivitas penghuni rumah yang selalu mendatangkan wanita pada malam hari, sedangkan rumah kontrakan itu dihuni oleh beberapa laki-laki yang notabenenya adalah warga pendatang.

    “ Warga di sini curiga dengan aktivitas penghuni kontrakan yang selalu didatangi wanita-wanita muda yang bertamu pada malam hari mas. Kami tidak mau jika lingkungan in dicap sebagai tempat mesum,” jelas Saher.

    Lebih lanjut Saher menjelaskan, karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan karena warga mulai tersulut emosi karena penghuni kontrakan tidak koperatif, maka dirinya meminta bantuan pihak kepolisian dari Mapolsek Metro Timur.

    Setelah Polisi datang langsung melakukan penggeledahan dirumah tersebut dengan disaksikan warga, Polisi menemukan alat untuk mengisap Narkoba (Bong) yang diduga usai dipergunakan untuk mengonsumsi narkoba oleh penghuni kontrakan.

    Saat dilakukan penggrebekan oleh warga dan pihak Kepolisian, si pemilik kontrakan Noprianto tidak berada di tempat, padahal siang harinya warga masih melihak oknum pegawai Kejaksaan itu masih terlihat berada di rumah itu.

    Saat itu yang berada di rumah tersebut ada beberapa teman Nopri dan salah satunya  diketahui bernama Ipan warga Rumbia Lampung Tengah langsung diamankan oleh pihak unit Narkoba Polres Metro yang juga tiba di lokasi.

    “ Setelah dilakukan penyisiran dan penggeledahan, ditemukan Bong, aluminum foil, kertas untuk melinting tembakau dan alat suntikan (Spet) dan di situ didapati baju seragam pegawai Kejaksaan lengkap dengan atributnya atas nama Noprianto Sinaga,” terangnya.

    Saher menambahkan, pihaknya bersama warga Perumnas meminta kepada pihak kepolisian untuk menyidik kasus ini secara tuntas dan transparan. Jangan sampai kasus ini mandeg atau ditutup-tutupi.

    Jika hal itu sampai terjadi pihaknya akan melaporkan kasus ini ke Mapolda jika perlu ke Kapolri atau Kajati. Dan keterangan Saher diamini oleh warga yang hadir saat itu.

    Tidak hanya itu, jika pihak Polisi tidak transparan atau terkesan menutup-nutupi kasus ini maka akan berdampak hilangnya kepercayaan warga terhadap penegak hukum. Terlebih saat ini, Pemerintah telah menabuh genderang perang terhadap peredaraan narkoba.

    “ Kami sangat mendukung pihak Kepolisian untuk menuntaskan kasus ini, jangan pandang bulu. saat ini jangankan masyarakat atau PNS, anggota Kepolisian saja bila terbukti menggunakan narkoba langsung dipecat, begitu juga dengan oknum pegawai kejaksaan ini bila terbukti menggunakan Narkoba ya harus ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” tandasnya. (Igun)

  • Berita Terkait

  • Sekdaprov Ingatkan Persiapan Ramadhan dan Lebaran

    Dana Aspirasi Anggota DPR RI Rp20 M

    KESDM Usulkan BUMN Gantikan SKK Migas

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar