Pemkab Lampura Upayakan Hak Paten Ciptaan Untung

27 Agustus 2013 - 16:38:41 | 99981 | IPTEK

DL/27082013/Kotabumi

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap prestasi warganya yang mampu membuat terobosan dalam bidang pertanian.

Penemuan mikro organisme lokal (MOL) sebagai pengurai bahan pupuk organik oleh Untung Saparudin, akan segera diupayakan mendapatkan hak paten.

Untung Saparudin warga desa Ulak Rengas kecamatan Abung Tinggi, Lampung Utara ini telah membanggakan masyarakat Lampung Utara dengan penemuan ilmiahnya yakni pemanfaatan limbah pertanian dari kulit kopi, kotoran kambing, sekam padi dan bubuk arang, yang kemudian dijadikan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik.

Pemuda yang hanya mengenyam pendidikan hingga kelas 2 SD itu diberikan kelebihan dalam soal analisis alam dan lingkungan. Semua berawal dari sebuah pengamatan terus menerus dari kejadian alam.

Dengan menggunakan campuran air nanas, air kelapa, air nira, tetes tebu dan air bekas cucian beras, akhirnya Untung mampu meramu Mikro Organisme Lokal yang diberi nama MOL Untung Gayeng.

Temuannya itu menarik perhatian kalangan akademisi dari manca negara untuk mempelajarinya. Hasil kreatifitas dan inovasi Untung akhirnya mendapat pengakuan dan penghargaan dari berbagai kalangan baik pemerintah kabupaten, Provinsi serta dari Menteri Pertanian Republik Indonesia.

Bahkan baru-baru ini  Untung meraih penghargaan SCTV Award. Bagi Untung semua itu merupakan berkah dari yang maha kuasa dengan pendidikan terbatas Untung  berprinsip sesuatu yang berasal dari alam itulah yang terbaik bagi alam.

Asisten II Lampung Utara Azwar Yazid menyatakan pemerintah daerah akan mengupayakan Hak Paten atas ciptaan MOL temuan untung selaku warga Lampung Utara. ”Kami akan membantu saudara Untung agar mendapatkan hak aten dari penemuannya ini, karena bermanfaat bagi ummat manusia. Dan tentu sangat membanggakan, ” katanya. (r-11)