Ali: Masyarakat Gedongtataan Sabar Ya

02 April 2015 - 14:57:22 | 2376 | BERITA DAERAH

DL/02042015/Gedungtataan

Menyesal dan kecewa tentu mencuat atas tertundanya proses pemekaran kecamatan Negeri Sakti dari kecamatan Induknya Gedungtataan, Kabupaten Pesawaran. Ini diungkapkan Rustam ketua persiapan pemekaran desa Negeri Sakti menjadi kecamatan.

Menurutnya sampai sekarang belum ada kejelasan tentang pemekaran itu. " Saya selaku ketua panitia pemekaran desa Negri Sakti sangat menyayangkan sekali tentang hal ini. Kami sudah mengupayakan semaksimal mungkin untuk memenuhi seluruh persyaratan, tapi sampai saat ini tidak ada lagi kelanjutannya, atau tindak lanjut dari Pemkab, semuanya kan jadi mubazir," terang Rustam terlihat kecewa.

Sementara itu dari sumber Kepala Bagian Otonomi daerah, Ali Ahmadi, didapat berbagai keterangan tentang tertundanya pemekaran wilayah kecamatan itu. Menurutnya dalam beberapa pasal di Peraturan Pemerintah No.6 / 2014 ada beberapa persyaratan khusus diantaranya pemekaran Desa menjadi Kecamatan harus memiliki paling sedikit 800 kepala keluarga dengan minimal 4.000 jiwa.

Desa yang akan dipersiapkan adalah desa berstatus bukan Desa Difinitif. Desa Persiapan harus telah memiliki kode area wilayah dari Pemerintah Provinsi.

“Nah beberapa diantara memang belum dipenuhi oleh desa Negeri Sakti ini.” Kata Ali.  Dan hal ini merupakan penyebab batalnya pemekaran Kecamatan yang merupakan pecahan dari Kecamatan Induk Gedung Tataan itu.
Namun menurut Ali akan terus diusahakan untuk memenuhi persyaratan yang diamanatkan oleh UU yang baru tentang pemekaran itu. Karena pengurusan pemekaran ini sudah ditangani sejak tahun 2013.

“Semua berkas yang diajukan sebelumnya untuk pemekaran Desa dan Kecamatan ini banyak yang perlu dibenahi lagi, karena banyak peraturan dan UU yang baru. Saat ini kami (Otda) sedang membenahi lagi berkas-berkas yang diajukan untuk pemekaran kecamatan Gedong tataan," jelasnya.

Ia menggaransi akan menindaklanjutinya. "Saat ini kita sudah melakukan langkah awal mempersiapkan tim dengan tahapan-tahapan, sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang baru. Saya berharap masyarakat Kecamatan Gedongtataan bersabar, Otda sampai saat ini tetap berusaha memperjuangkan hal ini, dan tentunya," Tutur Ali. ( R-01/kod)