X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Kerusuhan Akhirnya Meletus di Lamtim

  • dibaca 3622 kali

    DL/06022015/Lampung Timur

    Bagai api dalam sekam, yang akhirnya apinyapun membara.  Kerusuhan yang sebelumnya sudah berhasil dicegah, namun akhirnya pecah juga hari ini. Jumat sore 200 an massa yang berasal dari desa Negara Nabung, Bumi Aji kecamatan Sukadana, Desa Bumi Jawa, Gedong Dalam, Negara ratu Kecamatan Batanghari Nuban menyerang dusun 2 Desa Taman Asri Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur.

    Anarkisme itu telah merusak sedikitnya 5 rumah. Satu rumah dibakar dan 4 lainnya dirusak massa. Juga disinyalir terjadi penjarahan 1 sepeda motor Vega ZR warna abu-abu No.Pol BE 8176 PN milik Marsudi warga setempat.

    Dalam aksi massa yang tidak terkendali itu dilakukan dengan pelemparan benda-benda keras. Massa sempat dihalau oleh aparat keamanan yang disiagakan di perbatasan desa, yang terdiri dari aparat dari Kodim dan Koramil setempat serta dari Dalmas Polres Lampung Timur.

    Namun massa dilaporkan terus merangsek dan tidak menghiraukan peringatan aparat keamanan. Baru setelah satu jam berlangsung, massa dapat dihalau aparat keamanan dengan menembakkan gas air mata.

    Akibat kejadian itu dua warga yang menyerang menderita luka tembaj, yakni Ayi bin Johan tertembak di pahan kanan dan Hepni bin Kamil luka di pundak. Sejauh ini dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kerusuhan itu.

    Satu senjata anggota Brimob Bripka Tata sempat direbut salah satu dari massa tetapi akhirnya diserahkan kembali.

    Hingga sore tadi kondisi masih mencekam, namun warga mengambil langkah untuk mengungsikan para wanita dan anak-anak ke tempat sanak saudaranya, sedangkan yang lelaki seluruhnya bersiaga bersama aparat keamanan di desa tersebut.

    Menurut seorang warga ini dilakukan untuk berjaga-jaga jika ada serangan susulan. Mereka ini bersiaga dengan berbagai senjata tajam dan bambu runcing.

    Melihat situasi ini, Pasi Intel Kodim 0411/LT Lettu Suprobo menegaskan perlunya penambahan personil yang berjaga di lokasi bentrok, karena kondisinya saat ini masih rawan.

    Peristiwa ini dipicu, sebelumnya 3 pemuda dari Negara Nabung yang tertangkap massa di wilayah desa Taman Asri, Purbolinggo. Kini 3 pemuda yang disinyalir akan melakukan pencurian sepeda motor itu sedang dirawat di RS Mardi Waluyo dan RS A. Yani, karena luka-luka yang dideritanya. (R-01)

  • Berita Terkait

  • Gara-Gara Pencuri, Dua Desa Nyaris Bentrok

    Isteri Meninggal, Suami Kritis Tertimpa Pohon di Jalan

    Musrenbang Kecamatan Penengahan Dianggarkan Rp.15 M

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar