Shinta Terhenti Diambang Medali Perunggu

11 Desember 2014 - 18:57:49 | 1725 | PON REMAJA 2014

DL/11122014/Surabaya

Selangkah lagi, sebenarnya Shinta sudah mampu meraup medali perunggu. Namun apa mau dikata, dalam babak krusial ini Atlet Anggar putri Lampung ini harus berhadapan dengan Merry Ananda dari Kaliamantan Barat, dan kalah telak 2-15.

Merry adalah peanggar yang memperoleh medali emas di Pekan Olahraga Nasional XVIII di Riau 2012 lalu. Wajar jika di PON Remaja I kali ini dengan mudah mendikte atlet muda dari Lampung, Shinta Febriana.

Sebelumnya dibabak penyisihan pool, dari 5 kali penampilannya Shinta Febriana meraih 3 kemenangan dan 2 kali kalah. Tiga kemenangan Shinta saat menghadapi atlet anggar Friska Tri Sakila (Sumatera Utara) dengan 5-2. Kemudian mengalahkan Rahmadayani (NAD) dengan skor 5-4, serta menang atas I Gusti Ayu (Bali) dengan 5-4. Dua kekalahan Shinta saat menghadapi Shelly Puspa Sari (Sumatera Selatan) dan 5-1 saat kontra Merry Ananda.

Dibabak 16 besar, Shinta berhasil mengalahkan atlet anggar Jawa Timur dengan 15-13 dan lolos kebabak delapan besar. Sayang Shinta kembali harus menghadapi Merry Ananda yang menjadi unggulan dan difavoritkan menjadi juara PON Remaja.

“Harus kita akui bahwa secara teknik dan jam terbang Shinta bukan lawannya Merry Ananda yang merupakan atlet nasional. Namun saya instruksikan agar Shinta bermain lepas karena lawan yang dihadapi memang cukup tangguh,” ujar Mira Daniaty pelatih anggar Lampung.

Namun demikian penampilan Shinta sudah maksimal karena beberapa lawan yang jam terbangnya lebih tinggi mampu dikalahkannya. Ini menjadi modal bagi Shinta untuk menapak prestasi dikemudian hari.

Pada hari kedua pertandingan anggar, Jumat (12/12), Lampung akan menurunkan dua atletnya yaitu Rizky Parliansyah yang akan turun dinomor Epee dan Zahira Sandra berlaga dinomor sabre.

Namun harus diakui bahwa lawan-lawan yang akan dihadapi Lampung juga punya kemampuan yang tidak dapat diremehkan. “Insya peluang untuk merebut medali masih terbuka. Khususnya di kelompok putra atas nama Rizky Parliansyah yang kemampuannya terus membaik,” ujar Mira yang juga mantan atlet anggar Lampung itu. (R-01)