Atletik Pecah Kebuntuan Medali Emas Lampung

11 Desember 2014 - 15:41:31 | 2255 | PON REMAJA 2014

DL/11122014/Surabaya

Akhirnya untuk pertama kalinya, bendera provinsi Lampung berkibar di puncak tiang kemenangan. Hari kedua perburuan medali di lapangan atletik Unesa Surabaya, membawa berkah bagi Kontingen Lampung di Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I Jawa Timur. Dua atlet putri yang turun di dua nomor menyumbangkan medali emas dan perak untuk Lampung sekaligus memecah kebuntuan perburuan medali dari kontingen Ruwa Jurai.

Kamis (11/12), Sugiarti yang turun di nomor lari 400 gawang putri, melesat meninggalkan lawan-lawannya setelah melompati tiga kali halang rintang, dan seterus mendominasi lintasan dan meraih emas setelah mencatat waktu 67, 56 detik.

Tempat kedua pelari dari DKI Jakarta Beatrix Sahuata dengan catatan waktu 70,31 dan Perunggu diraih Safrina Ayu, dari Jawa Timur dengan waktu 71,95 detik.  

Sebelumnya, Nabella lebih dulu menyumbang medali perak di nomor lompat tinggi galah, setelah gagal melampaui lompatan 280 cm dalam 3 kali lompatan. Bela mencatat ketinggi lompatan maksimal 260 cm.

Medali emas nomor ini diraih Devi Ayu dari Jawa Timur dengan catatan lompatan setinggi 3,20 meter. Ayu yang masih berusaha untuk menaikkan tinggi mistarnya di 3,30 meter namun 3 kali percobaan gagal.

Hadi Wacono, pelatih atletik Lampung mengatakan bahwa dua nomor hari ini sudah diprediksi akan mendapatkan hasil yang maksimal seperti ini. “Memang kami tidak mau mendahulu apa yang terjadi, meskipun sudah diprediksi, namun segala sesuatu bisa saja terjadi di lapangan. Pencapaian ini harus disyukuri. Terima kasih doanya seluruh masyarakat Lampung,” katanya usai anak asuhnya memenangi dua medali tersebut.

Sementara itu wakil Ketua Umum KONI Lampung, Eddy Sutrisno yang dengan setia menunggui dua atlet ini bertanding dibawah rintik hujan di lapangan atletik Unesa, mengatakan rasa bersyukurnya atas prestasi dua gadis Pringsewu itu.

“Ya Allah terima kasih. Saya sangat terharu dengan perjuangan mereka. Kita semua tahu anak-anak ini dengan penuh semangat bertanding tidak ada rasa gentar terhadap lawan-lawan yang usianya beda satu hingga dua tahun. Alhamdulillah, ini kebesaran Allah memberikan kemenangan kepada mereka untuk kontingen Lampung juga,” katanya haru.

Hari ini juga upacara penghormatan pemenang, dan Eddy Sutrisno didaulat mengalungkan medali untuk pemenang lari 400 meter gawang putri.

Sebelum meraih medali emas ini, Lampung berada di peringkat 21 klasemen sementara. Dengan tambahan ini maka Lampung kini mengoleksi 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. (R-01)