Panahan Gagal Ke Final

10 Desember 2014 - 20:35:12 | 378 | ASIAN GAMES 2018

DL/10122014/Surabaya

Kekecewaan dari lapangan panahan di komplek olahraga KONI Jawa Timur di Jalan Kertajaya. Dua pemanah muda Lampung yang gigih berjuang sejak pagi tadi, Rabu (10/12), meskipun perjalanan mereka sudah mencapai perempat final.

Hasil bagus di babak penyisihan hari pertama pada nomor recurve perorangan, belum mampu mengangkat motivasi para pemanah Lampung. Membutuhkan kemenangan untuk bisa melaju ke babak final, Srikandi Lampung Feni Nugroho bertemu atlet tuan rumah Yoke Rizaldi dan harus mengakui kekalahan di babak delapan besar. Kekalahan itu tentunya membuat kekecewaan tersendiri bagi Lampung, mengingat Feni kalah dengan angka tipis 250 lawan 259.

Kegagalan juga dialami atlet putra, berhasil melaju ke babak delapan besar dengan menaklukkan Fernando atlet asal Jambi. Arif Nugroho harus bertemu atlet tuan rumah Riau Aga, di babak berikutnya dan harus mengakui keunggulan lawannya. Sempat unggul di sesi pertama dan kedua, Arif harus mengakui keunggulan lawnnya dengan kalah selisih poin cukup tipis 334 – 350.

Kegagalan di nomor recurve perorangan baik putra maupun putri, juga diikuti di nomor mix taem. Menurunkan pasangan Arif Nugroho dan Feni Nugroho, Lampung melaju ke babak kedua dengan mendapatkan bay. Namun lagi-lagi harus terhenti, setelah kembali bertemu atlet tuan rumah. Sempat mengimbangi perolehan poin di dua sesi pertama, Arif/Feni harus menyerah dengan angka 320 lawan 357.

Kegagalan di nomor recurve, sangat disayangkan oficial panahan Lampung. Meski masih ada peluang di nomor ronde nasional, namun kegagalan itu tentunya sedikit menurunkan mental anak-anak Lampung. Namun, Puryoto tetap optimistis mampu memberikan yang terbaik, mengingat di pertandingan berikutnya Lampung siap untuk mencuri medali.

“Memang sangat disayangkan kita gagal meraih medali di nomor recurve, namun anak-anak sudah tampil dengan maksimal. Kami tetap optimistis di pertandingan berikutnya, karena kekuatan masih merata dan atlet tidak boleh merangkap. Bila sudah turun di nomor recurve, maka tidak boleh turun di nomor lainnya,” kata Puryoto.

Kamis (11/12) cabang panahan akan mempertandingkan nomor compound dan ronde nasional, di mana atlet Lampung juga akan turun di nomor tersebut. Puryoto menambahkan, peluang merebut medali ada di nomor ronde nasional. Sesuai dengan peluang dan persaingan di nomor tersebut. (rb-02)