Lampung Lumat Kalsel dan Maju Ke 8 Besar

10 Desember 2014 - 17:58:05 | 1782 | ASIAN GAMES 2018

DL/10122014/Sidoarjo

Ambisi untuk melaju ke perempat final tim sepakbola Lampung akhirnya kesampaian, setelah Danang Ari Saputra cs menggulung tim Kalimantan Selatan dengan skor fantastis, 7-0 dalam pertandingan lanjutan grup B di stadion Jenggolo, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (10/12).

Bangkit dari keterpurukan mental setelah kalah di laga pertama melawan Jawa Tengah (1-4), tidak menyurutkan semangat anak-anak Lampung dalam pertandingan penentuan ini.

Kalimantan Selatan sendiri seperti kehilangan akal melawan anak asuhan Edi Iswantoro. Sejak menit awal babak pertama, Lampung terus melakukan tekanan ke pertahanan Kalsel yang digalang Januari Rafly dan Ari Hendra.

Tercatat menit 5, satu sundulan pemain Lampung menyentuh mistar gawang Cahyadi dan gagal membuahkan gol. Namun empat menit kemudian Idham Sanuri membuat liukan manis di kotak penalti Kalsel, dan melepaskan tendangan keras untuk menjebol gawang anak-anak Banjarmasin. 1-0.

Menit ke-15 pendukung Lampung kembali bersorak setelah Idham kembali membobol gawang Cahyadi, dalam gerakan yang nyaris sama dengan sebelumnya, hasil kerjasama dengan Raeis Mahendra. 2-0.

Giliran si boncel Raeis mencetak gol ketiga untuk Lampung pada menit 22, setelah melakukan kerjasama satu-dua dengan Rizkita dan Idham di daerah kotak penalti lawan. 3-0.

Dan Idham mencatatkan diri sebagai pemain Lampung pertama yang membuat trigol, di menit 45. Kali ini memanfaatkan runtuhnya mental anak-anak Kalsel dan mulai hidupnya pola permainan tim Lampung. Sebuah tendangan keras setelah mengontrol bola sodoran dari Rizkita. Bola sedikit disentuh ke kanan sebelum melepaskan canon ball dan merobek gawang Kalsel untuk empat kalinya. 4-0. Babak pertama usai dengan waktu tambahan 2 menit, namun skor tetap 4-0 untuk Lampung.

Memasuki babak kedua anak-anak Lampung terlihat lebih santai bermain dengan kedalaman dan mampu mengalirkan bola dari kaki ke kaki cukup taktis. Namun sedikit agak mengendurkan tekanan ke pertahanan lawan, sehingga anak-anak asuhan Ismayana Arsyad mulai berani keluar menyerang.

Namun pressing yang dilakukan gelandang bertahan Lampung Dadang Permadi dan Mohammad Toha cukup ketat, sehingga permainan Kalsel tidak berkembang.

Menit ke-48 Lampung mendapatkan tendangan bebas dari luar kotak penalti, menyusul pelanggaran keras yang dilakukan Ari hendra kepada Raeis, di sektor bek kanan Kalsel. Rizkita Wilangga yang mengambil tendangan bebas itu dengan tenang mampu mengkonversi menjadi gol. Tendangan yang melengkung melewati penjaga gawang Cahyadi dan masuk ke gawang setelah membentur sudut kiri atas gawang Cahyadi. 5-0.

Dua gol lainnya dicetak oleh Rizkita memanfaatkan umpan tarik dari Idham menit -62. Dan Raeis menambah pundi golnya setelah melakukan sedikit solo run memanfaatkan umpan dari Hady Pradana. 7-0.

Dengan kemenangan ini, Lampung dipastikan melaju ke delapan besar dengan nilai 3 dan produktvitas gol 8, kemasukan 4. Dan jika Jawa Tengah dapat mengalahkan Kalsel, maka Jateng dan Lampung akan maju ke perempat final. Diatas kertas, Kalsel akan sulit mengalahkan Jateng, yang tampaknya punya kelas lebih baik.

Jangan Pongah

Kemenangan besar ini disaksikan oleh pengurus teras KONI Lampung, Sjachrazad ZP, Sutan Syahrir, Eddy Sutrisno, Margono Tarmudji, Helmi Arsyad dan lain-lain.

Dalam wawancara usai pertandingan Ketua Umum KONI Lampung, Sjachrazad ZP mengatakan para pemain jangan dulu pongah dan berbangga dengan kemenangan ini. “Pertandingan masih banyak yang harus dilalui untuk ke final. Jadi jangan puas dulu. Senang boleh tapi jangan meninggalkan kewaspadaan secara individu maupun tim. Karena lolos dari grup ini akan berhadapan dengan tim-tim kuat lainnya,” katanya.

Sementara pelatih Edi Iswantoro mengakui memang banyak mengubah pola permainan dari sebelumnya. Kali ini Lampung lebih banyak melakukan pressing dan marking setiap kehilangan bola, sehingga cukup menguras tenaga, baik para pemain Lampung maupun pemain lawan.

“Saya minta anak-anak untuk melakukan penjagaan yang ketat setiap lawan terdekat dan jangan diberikan ruang tembak. Memang cukup menguras stamina, tetapi kalu pola ini berhasil, lawan akan jauh lebih kecapekan.” Ujarnya usai pertandingan.

Beberapa pemain baru juga diturunkan di line up kali ini agar ada penyegaran di tim. “Ya ternyata anak-anak mampu berkoordinasi dengan baik. Memang sempat over confident setelah menang 4-0. Namun sebenarnya masih banyak peluang yang seharusnya menjadi gol dan tidak dimaksimalkan,” katanya.

Sementar dari kubu Kalimantan Selatan, manajer tim Bhaktiansyah mengaku kecewa dengan hasil yang diluar perkiraannya ini, namun tetap harus mengakui bahwa Lampung hari ini bermain lebih baik. “Pertandingan berjalan baik, namun lawan jauh lebih baik. Dan ini akan kita evaluasi sepulang dari Surabaya. Saya harus akui ini mengejutkan kami,” tambahnya.

Kalimantan masih menyisakan satu pertandingan melawan Jawa Tengah, jika ingin lolos harus memenangkan pertandingan. Sebab seri atau kalah sudah dipastikan akan segera angkat koper.

Sementara Lampung kini tinggal berkonsenterasi untuk menghadapi babak delapan besar, yang kemungkinan akan berhadapan dengan Sulawesi Selatan atau Papua dari grup D. (R-01)