X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Sejumlah KPD Polisikan Tuga Wartawan SKM

  • dibaca 2009 kali

    DL/16092014/Lampung Timur

    --- Sejumlah koordinator pelaksana dinas (KPD) Pendidikan Pemuda dan Olahraga Lampung Timur tampaknya hilang kesabaran dan memilih menempuh jalur hukum, atas dugaan pencemaran nama baik mereka oleh surat kabar harian (SKM) yang terbit di Jakarta dan beredar juga di Lampung.

    Pada edisi 1-7 September, SKM itu memberitakan sejumlah guru honor di Metro Kibang telah djadikan sapi perah oleh sejumlah KPD. Merasa dirugikan karena isi berita yang mendiskreditkan mereka, maka beberapa KPD melayangkan somasi ke SKM yang bermarkas di Jakarta Timur itu.

    Namun somasi itu sama sekali tidak digubris, bahkan pada edisi berikutnya yang terbit 8-14 September, SKM itu mengeluarkan berita lagi justru lebih spesifik dengan menunjuk beberapa KPD di Lampung Timur termasuk salah satunya Suwandi, KPD di kecamatan Metro Kibang, telah memungut biaya Rp3 juta kepada para guru honor yang masuk dalam kategori 2 (K2) agar mempercepat penerbitan SK sebagai PNS mereka.

    Menurut M. Solihin yang ditunjuk para KPD sebagai pengacara mereka menegaskan bahwa kliennya tidak melakukan seperti apa yang ditulis dalam SKM tersebut. Seperti diketahui bahwa penulis dari berita-berita itu adalah jurnalis perwakilan Lampung Timur, Sukadi alias Menyan, Bambang Suyitno dan Muhtar Alamsyah.

    “Sejumlah guru yang namanya ditulis dalam berita itu juga membantah telah menyerahkan uang kepada klien kami. Klien kami merasa dicemarkan nama baiknya. Karenanya kami melaporkannya ke Mapolres Lamtim agar ditindaklanjuti secara hukum,” ungkap Solihin yang diamini Suwandi dan Bastari KPD Kecamatan Pekalongan serta sejumlah kepala sekolah dan guru honor K2  usai menyampaikan laporan di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Mapolres Lamtim, Senin (15/9).

    Kapolres Lampung Timur, AKBP Djoko Widyanto melalui Kanit Lidik Sat Reskrim Iptu Jalaludin membenarkan adanya laporan dari sejumlah KPD. “Kami akan pelajari dulu laporan tersebut,” jelasnya. (rd-07) 

  • Berita Terkait

  • Begal Ala Cowboy, Main Tembak Korbannya di Lampura

    Satu Jamaah Haji Asal Lamsel Meninggal di Madinah

    Satu Rumah Ludes Karena Arus Pendek Listrik

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar