X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Masyarakat Pringsewu Tolak ISIS

  • dibaca 1736 kali

    DL/09092014/PRINGSEWU

    –  Sejak mencuat ke permukaan, munculnya faham Islamic State Of Iraq and Syria (ISIS) sontak mendapat penolakan di seluruh negara kesatuan Republik Indonesia. Pemerintah Pusat mengimbau agar masyarakat Nusantara waspada dan menolak kehadiran ISIS di negeri ini. Berbagai daerah menyatakan penolakan melalui beberapa elemen masyarakatnya.

    Penolakan faham ISIS juga  dideklarasikan sejumlah lembaga dan ormas di Pringsewu. Penandatanganan deklarasi dilakukan di Hotel Bukit Sarinongko, Way Sekampung, Sukoharjo, Pringsewu, Senin (8/9), disaksikan Bupati Pringsewu H. Sujadi didampingi Sekretaris Daerah H. Idrus Effendi dan Asisten Bidang Pemerintahan H. Zuhairi Abdulah, serta hadir kepala Badan Kesbangpol Provinsi Lampung.

    Mereka yang menandatangani deklarasi tersebut yakni  Kepala kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pringsewu Sukarman, Kepala Kementerian Agama Pringsewu H.Murdi Amin, Kasat Intel Polres Oskar Eka Putra, Pasi Intel Kodim 0424 Sutoto, Kasi Intel  Kejaksaan Negeri Asep Amarrudin Ma ruf, anggota Badan Intelejen Negara Luthfi, Ketua MUI H. Hambali, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama H.Adison Atia, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Wanawir AM, Ketua PC NU H. Mahfudz Ali, Ketua PD Muhammadiyah H. Daim AJ, serta Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Nofrianto Rustam.
    Bupati Pringsewu H. Sujadi mengatakan ajaran ISIS tidak sesuai dengan ajaran Islam, terutama ideologi bangsa Indonesia yakni Pancasila. Menurutnya, pemahaman ISIS sejauh ini cenderung pada ajakan pada umat Islam untuk melakukan kekerasan. 'Pemahaman seperti ini jelas salah, karena sesunggungnya Islam adalah ajaran yang lembut dan lebih mengedepankan cara damai dalam menyelesaikan persoalan,' katanya.
    Karenanya, ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk mewaspadai masuknya faham ISIS agar tidak sampai masuk dan berkembang di Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Pringsewu.(*/Rd-10)

  • Berita Terkait

  • Register 45 Sangat Resah Dari Premanisme

    Insentiv PPN dan Guru Ngaji

    DPRD Lamsel Susun Tatib Ketua Dewan

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar