X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Sujadi : Stabilnya Harga Pangan Kuatkan Posisi Tawar Petani

  • dibaca 1353 kali

    DL/03092014/PRINGSEWU

    Ketahanan pangan merupakan isu penting bagi bangsa Indonesia, karena pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak bisa disubstitusi dengan bahan lain. Sementara pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia yang terus meningkat memerlukan penyediaan bahan pangan dalam jumlah yang cukup besar.

    Di sisi lain, kapasitas penyediaan bahan pangan justru menghadapi sejumlah tantangan seperti perubahan iklim global, kompetisi pemanfaatan sumberdaya lahan dan air untuk kegiatan pertanian dan non pertanian, serta degradasi lingkungan yang menurunkan kapasitas produksi pangan nasional.

    Demikian dikatakan Bupati Pringsewu H.Sujadi saat membuka rapat anggota Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Pringsewu tahun 2014 di aula sekretariat Pemkab Pringsewu, Gadingrejo, Rabu (3/9).

    Lebih lanjut  bupati Sujadi mengatakan,  pembangunan ketahanan pangan dapat diwujudkan apabila seluruh pihak berperan aktif dan melakukan koordinasi yang efektif melalui wadah Dewan Ketahanan Pangan. “Sejalan dengan semangat otonomi daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 3 tahun 2007 yang mengatur bahwa pangan adalah urusan wajib, Gubernur dan Bupati, Walikota harus membentuk Dewan Ketahanan Pangan Provinsi dan Kabupaten, Kota dalam rangka mendukung upaya terwujudnya ketahanan pangan provinsi dan kabupaten kota,” katanya.

    Hal tersebut perlu mendapat perhatian khusus mengingat terdapat beberapa isu strategis ketahanan pangan dalam pembangunan ketahanan pangan diantaranya masalah pemantapan ketersediaan pangan berbasis kemandirian, peningkatan kemudahan dan kemampuan mengakses pangan, peningkatan kuantitas dan kualitas konsumsi pangan menuju gizi seimbang berbasis pangan lokal, serta peningkatan mutu dan keamanan pangan.

    Sujadi menambahkan tata kelola logistik pangan daerah untuk kelancaran distribusi dan pasokan pangan juga perlu mendapat perhatian untuk peningkatan kemudahan dan kemampuan masyarakat dalam mengakses pangan. “Dengan adanya stabilitas harga pangan, juga akan menguatkan posisi tawar petani dan menjamin akses pangan masyarakat,” tambahnya.

    Rapat ini juga dihadiri Wakil Bupati Pringsewu H.Handitya Narapati SZP, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu H.Idrus Effendi, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Pringsewu Ir.Tabrani Mahfi dan sejumlah kepala satuan kerja terkait, Kabid Ketersediaan Pangan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Lampung Ir.Abdul Aziz, MP, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung Prof.DR.Ir.Wan Abbas Zakaria, MS, serta stakeholder lainnya. (*/rd-10)

  • Berita Terkait

  • Rycko: Tinjau Tanaman Tembakau

    Insentif Guru Ngaji

    Senam Kesegaran Jasmani Penting Bagi PNS

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar