Masyarakat Harus Berperan Mencegah TBC

15 Agustus 2014 - 06:35:12 | 1670 | KESEHATAN

DL/15082014/Kalianda,

Peran masyarakat dalam berbagai hal sangat besar, karena di dalam masyarakat selalu tumbuh mekanisme pergaulan dan interaksi bersifat aktif. Dalam kaitannya dengan pencegahan penyakit, termasuk Tuberkulosis (TB) yang cenderung berkembang di masyarakat.

Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan membuka acara Seminar Hasil Penelitian Analisa Situasi Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Lampung Selatan yang diselenggarakan oleh STIE Muhammadiyah Kalianda.
Acara ini memiliki keterkaitan tinggi dalam rangka mencegah perkembangnya salah satu jenis penyakit Tuberkulosis di Lampung Selatan yang diindikasikan tidak hanya menyerang orang-orang usia lanjut, tetapi sudah memasuki area usia produktif.

Bupati Lampung Selatan, Rycko Menoza menegaskan bahwa STIE Muhammadiyah Kalianda yang telah melakukan penelitian tentang penanggulangan Tuberkulosis di wilayah ini, sangat membantu pemerintah dalam pencegahan dan penanganan penderita TB ini. “Dari penelitian itu akan sangat berguna sebagai rujukan dan bahan informasi penting untuk kemudian disampaikan kepada masyarakat umum,” katanya.

Penyakit Tuberkulosis digolongkan sebagai jenis penyakit yang berbahaya, karena selain mempunyai sifat menular, juga memberikan dampak yang cukup negatif dalam pergaulan bagi si penderita. Karena itu pemerintah bersama stakeholders dan masyarakat umum berkomitmen kuat untuk mencegahnya secara komprehensif dan berkesinambungan.

Selain itu, dalam meminimalisir jumlah kasus penderita Tuberkulosis ini, perlu diupayakan pencegahan dan penanggulangannya antara lain dengan meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi orang yang terinfeksi Tuberkulosis.

Rycko menambahkan untuk mewujudkan harapan tersebut disamping memerlukan proses, masih banyak kendala dalam upaya pencegahannya, antara lain masyarakat tidak memahami Tuberkulosis dan bahayanya apabila tidak segera dicegah dan diobati, masyarakat juga tidak mengetahui atau menganggap bahwa Tuberkulosis adalah penyakit yang dapat dicegah dengan obat-obatan biasa.

Ia juga menegaskan hasil penelitian ini dapat dipahami, serta diinformasikan kepada keluarga, tetangga dan masyarakat,dan lakukan hidup sehat dan bersih, agar kita tidak mudah tertular penyakit tersebut serta penyakit lainnya seperti HIV AIDS, Flu Burung (H5N1), Flu Babi (H1N1). " Tak hanya itu ia juga sangat mendukung upaya-upaya mencegah penyebaran epidemi ini menjadi lebih luas lagi." Kata rycko. (Rd-061)