Ridho Ficardo: Duta Seni Pupuk Rasa Cinta Tanah Air

12 Juni 2014 - 16:26:51 | 2808 | SENI & BUDAYA

DL/11062014/Bandarlampung

Gubernur Lampung, Ridho Ficardo meyakinkan para pelajar, bahwa digelarnya pagelaran Duta Seni Pelajar (DSP) se Jawa – Bali dan Lampung  bertujuan mulai jangka panjang, yakni memupuk rasa cinta tanah air khususnya mulai dari usia pelajar.

Ini ditegaskan gubernur termuda itu, usai membuka acara tersebut baru-baru ini di Bandarlampung. Ridho mengatakan bahwa DSP merupakan salah satu dari berbagai kegiatan yang difasilitasi pemerintah untuk memberikan nuansa nasionalisme melalui seni.

“Kegiatan semacam ini diyakini untuk meningkatkan apresiasi pelajar terhadap kecintaan seni serta saling tukar informasi tentang seni budaya daerah masing-masing , sehingga dapat memberikan wawasan seni budaya yang luas bagi para generasi yang akan datang. Kita berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan cinta tanah air di kalangan pelajar dengan pendekatan belajar dengan seni belajar melalui seni dan belajar tentang seni sebagai bukti tingginya peradaban budaya masyarakat Indonesia.

Peserta DSP diikuti 400 orang  yang terdiri atasutusan provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah istimewa Yogyajarta, Jawa Timur, Bali dan Lampung.

Masing-masing provinsi mengutus peserta sebanyak 50 orang. Saat pentas seni para peserta menampilkan kesenian khas daerahnya masing-masing. Untuk Banten menampilkan Tarian Nyi Mas Ratu, Provinsi Jawa Barat  menampilkan wayang golek, DKI Jakarta menampilkan Tarian Si Jampang, Provinsi Jawa Tengah menampilkan Tarian Jaran Krincing, Provinsi DIY menampilkan Tarian Gojek Lesung, Provinsi Jawa Timur menampilkan Tarian Garudeya. Sedangkan Provinsi Bali menampilkan Tarian Candra Bairawa.

Ketua Pelaksana Adeham mengatakan duta seni pelajar se-Jawa-Bali dan Lampung lahir berdasarkan kesepakatan bersama enam provinsi di Indonesia melalui forum konsultasi regional pembangunan. Duta seni pelajar ini bertujuan untuk memantapkan solidaritas sosial, persaudaraan, kesatuan dan persatuan antar pelajar serta menjaga sinergitas kegiatan dunia pendidikan bidang seni dan budaya di kalangan generasi muda. (rd-03)