Anak Bawah Umur Ikut Kampanye

20 Maret 2014 - 06:26:07 | 1791 | BERITA DAERAH

DL/17032014/Panaragan Jaya

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubarat) menemukan dua pelanggaran dalam kampanye pertama Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Lapangan Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Senin (17/3). Kampanye ini melibatkan anak-anak di bawah umur dan jurkam tidak terdaftar.

Ketua Panwaslu Tubarat Cecep Ramdhani mengungkap hasil pemantauan kampanye Gerindra menemukan keikutsertaan anak-anak sejak awal hingga akhir kampanye. Peserta pasti sudah mengetahui keterlibatan anak-anak dalam kampanye sebagai pelanggaran. Meski demikian, mereka tidak menggubris aturan.

Panwaslu memastikan kesengajaan melibatkan anak-anak bawah umur dalam kampanye sebagai pelanggaran pidana. “Aturan memang demikian. Mereka (Gerindra) melanggar pidana karena kampanye melibatkan anak-anak ,” ujar Cecep Ramdhani, Senin (17/3).

Cecep mengungkap dua pelanggaran dalam kampanye Partai Gerindra di Lapangan Pulung Kencana. Pertama keterlibatan anak-anak yang belum memiliki hak pilih. Berikutnya dua calon legislatif DPRD Tulangbawang Barat berorasi meski tidak terdaftar sebagai juru kampanye.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Tulangbawang Barat Rian Purwanto enteng menangganpi tudingan pelanggaran aturan kampanye. Pihaknya tidak pernah mengundang anak-anak tanpa hak pilih menghadiri kampanye. “Kami hanya mengundang simpatisan Partai Gerindra Kecamatan Tulangbawang Tengah. Anak-anak tidak masuk undangan. Jadi siapa salah,” katanya.

Kampanye pertama Partai Gerindra di Lapangan Pulung Kencana dihadiri sekitar 200 simpatisan. Sebagian peserta membawa anak-anak. Salah satu caleg dapil Tulangbawang Barat 1 bahkan membawa balita.(rd-015)

Gambar Ilustrasi: Merdeka.com